Portal Berita Ekonomi Senin, 01 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 09:31 WIB. Jakarta - Sekitar 150 ribu buruh dari Jabodetabek akan melakukan aksi di Istana Presiden.
  • 09:27 WIB. Jabar - 50 ribu personel amankan peringatan Hari Buruh di Jawa Barat.
  • 09:26 WIB. Prancis - Militer Prancis eksekusi militan ekstrimis di hutan dekat perbatasan negara Mali.
  • 09:25 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera menganggarkan Rp258,43 miliar untuk merevitalisasi Danau Limboto di Gorontalo.
  • 09:23 WIB. Yogyakarta - Rata-rata tingkat okupansi hotel di Yogyakarta naik menjadi 90 persen selama libur panjang akhir pekan.
  • 09:22 WIB. Jayawijaya - Pemkab Jayawijaya akan mengaktifkan kembali stasiun pangan di wilayah tersebut.
  • 09:21 WIB. AS - Seorang perwira AS yang tewas saat melakukan patroli di Mosul diketahui bernama Letnan Satu Weston Lee.
  • 09:20 WIB. Arab Saudi - Arab Saudi menahan 46 anggota sel pelaku kejahatan peristiwa bom bunuh diri di Masjid Nabawi tahun 2016.
  • 09:06 WIB. Kemang - Buronan KPK, Miryam S Haryani tertangkap di sebuah hotel di Kemang, Jakarta Selatan.
  • 08:52 WIB. Kemenpupera - Menteri Basuki meninjau pelaksanaan proyek pembangunan Underpass Jatingaleh.
  • 08:36 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera merencanakan pembangunan 100 unit rumah sehat pada 2017 di Jayawijaya.
  • 08:14 WIB. Trump - Donald Trump akan mengadakan pembicaraan dengan Singapura dan Thailand membahas permasalahan nuklir Korut.
  • 07:51 WIB. Trump - Donald Trump meminta para sekutu di Asia merapatkan barisan menghadapi Korea Utara.
  • 07:41 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera akan melakukan sejumlah revitalisasi danau yang ada di Indonesia.
  • 00:06 WIB. BMKG - Waspadai hujan disertai angin kencang di sekitar Jabodetabek pada Senin siang hingga malam hari.

Usaha Laundry di Makassar Merugi Imbas Pemadaman Listrik Bergilir

Foto Berita Usaha Laundry di Makassar Merugi Imbas Pemadaman Listrik Bergilir
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
Pengusaha laundry di Kota Makassar, Syahrir Rani (30), mengeluhkan pemadaman listrik bergilir yang terjadi sejak Sabtu, 7 Januari. Imbas kebijakan PLN Sulawesi Selatan Tenggara dan Barat itu, usaha "Super Wangi Laundry" miliknya merugi. "Tiap hari, saya merugi Rp300-400 ribu karena banyak pelanggan yang komplain," kata dia, Rabu, (11/1/2017).
 
Menurut Syahrir, banyak pelanggan yang kecewa karena pakaiannya selalu terlambat selesai dicuci. Bila biasanya pakaian pelanggan selesai dalam satu sampai dua hari, kini memakan waktu tiga sampai lima hari. "Penyebabnya ya karena listrik padam. Tiap hari juga saya dapat komplain dari pelanggan," tutur Syahrir yang menggeluti bisnis laundry sejak empat tahun lalu.
 
Ia berharap sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, bisa kembali pulih seperti sedia kala. Di tengah musim hujan ini, lanjut dia, banyak warga yang ingin menggunakan jasa laundry. Masalahnya, selama pemadaman listrik bergilir, pihaknya sulit untuk bisa menyelesaikan cucian pakaian pelanggan secara tepat waktu. Dikhawatirkannya, para pelanggannya malah kabur.  
 
Plt DM Hukum dan Humas PLN Sulselrabar, Rosita Zulkarnaen, menyatakan pemadaman listrik bergilir terpaksa dilakukan karena adanya defisit daya sebesar 175 Mega Watt (MW) akibat tidak beroperasinya PLTU Bosowa Energy di Kabupaten Jeneponto. Dari dua unit pembangkit, hari ini satu unit di antaranya sudah kembali beroperasi. Namun, pemadaman bergilir masih terus terjadi.
 
Rosita menerangkan PLTU Bosowa Energy tidak beroperasi secara normal karena suplai bahan bakarnya tidak memadai. Pemicunya yakni adanya batu bara yang lengket dan basah saat diproses di mesin penggilingan batu bara. Guna mengatasi hal tersebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak PLTU Bosowa Energy untuk menemukan solusinya. "Semoga ada kabar menggembirakan dalam waktu dekat," tutur dia.
 
Guna melakukan efisensi daya, pihaknya mengimbau kepada pelanggan besar yakni industri, mal, hotel, dan lainnya untuk mengoperasikan genset saat beban puncak. Selain itu, ia mengatakan PLN Sulselrabar juga mengimbau pelanggan rumah tangga untuk menggunakan energi listrik dengan bijak. 
 
Disinggung mengenai usaha UMKM, semisal bisnis laundry yang terkena dampak pemadaman bergilir, Rosita menerangkan hal itu hanya sementara. Ia menegaskan pihaknya terus berusaha agar sistem kelistrikan di wilayahnya bisa kembali normal. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," pungkasnya. 

Tag: Makassar

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5685.298 -21.730 543
2 Agriculture 1839.381 20.337 21
3 Mining 1529.120 -17.451 43
4 Basic Industry and Chemicals 609.503 -1.322 66
5 Miscellanous Industry 1506.105 -8.414 42
6 Consumer Goods 2433.794 -29.716 39
7 Cons., Property & Real Estate 505.553 -2.724 62
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1143.420 -5.081 57
9 Finance 891.913 3.447 89
10 Trade & Service 923.096 -3.079 124
No Code Prev Close Change %
1 MINA 105 178 73 69.52
2 FORZ 220 330 110 50.00
3 VICO 179 240 61 34.08
4 AGRS 153 204 51 33.33
5 ASJT 775 955 180 23.23
6 KDSI 472 580 108 22.88
7 KICI 131 159 28 21.37
8 INDY 750 900 150 20.00
9 DSNG 460 550 90 19.57
10 INKP 1,840 2,080 240 13.04
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 300 226 -74 -24.67
2 MTSM 370 282 -88 -23.78
3 HOME 236 208 -28 -11.86
4 NAGA 197 174 -23 -11.68
5 JECC 6,100 5,400 -700 -11.48
6 IBST 2,250 2,010 -240 -10.67
7 MBSS 500 450 -50 -10.00
8 CEKA 1,850 1,670 -180 -9.73
9 ASBI 362 330 -32 -8.84
10 BBLD 680 620 -60 -8.82
No Code Prev Close Change %
1 INDY 750 900 150 20.00
2 BUMI 454 448 -6 -1.32
3 DOID 1,110 1,100 -10 -0.90
4 BIPI 100 108 8 8.00
5 TRAM 107 108 1 0.93
6 TLKM 4,370 4,370 0 0.00
7 PBRX 605 595 -10 -1.65
8 ASII 9,000 8,950 -50 -0.56
9 UNTR 27,250 26,900 -350 -1.28
10 KREN 400 426 26 6.50