Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BNI Salurkan KUR Rp.9,58 Triliun

        BNI Salurkan KUR Rp.9,58 Triliun Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada sembilan bulan pertama 2016 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp.9,583 triliun kepada 39.404 debitur? atau sekitar 83,33% dari target penyaluran tahun ini sebesar Rp.11,5 triliun.?Penyaluran didominasi oleh KUR Ritel sebesar Rp.9,583 triliun dengan jumlah debitur 36.420.

        "Update posisi 12 Oktober 2016 penyaluran total sebesar Rp.9,970 triliun dengan?KUR Ritel sebesar Rp.9,916 triliun," Kata ?Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto di Jakarta, kemarin.?Sementara itu, BNI juga menyalurkan KUR kepada 30 orang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi bawah.

        Dari jumlah tersebut, sebanyak lima orang adalah petambak udang yang bermitra dengan PT Central Proteina Prima (CPP), di mana masing-masing orang menerima KUR sekitar Rp300 juta. Kemudian, BNI juga menyalurkan KUR kepada 10 orang petani jagung yang bermitra dengan PT Vasham Kosa Sejahtera, masing-masing antara Rp3 juta hingga Rp 13 juta. Selain itu, terdapat lima petani penggemukan sapi dan lima petani pengembangan tebu yang mendapatkan KUR BNI.

        Kelima petani penggemukan sapi tersebut merupakan mitra PT Great Giant Livestock yang juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan BNI. Demikian juga lima petani tebu yang menjadi mitra dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Distrik Bunga Mayang. PT PTPN VII Distrik Bunga Mayang juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan BNI.

        Penyaluran KUR tersebut dilakukan bersamaan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNI dengan pihak swasta, dalam hal ini perusahaan pengembang tambak udang (PT Central Proteina Prima/ CPP) dan BUMDes Negeri Jaya Empat Enam di Lampung Timur, Lampung, Selasa (18/10/2016).

        Ia mengatakan, pemberian KUR kepada petambak udang, petani tebu, dan peternak sapi ini sesuai dengan program prioritas pemerintah, yaitu fokus kepada pertanian, termasuk peternakan dan perkebunan, serta kelautan dan kemaritiman.

        ?Ke depan BNI akan fokus pada program prioritas tersebut termasuk sektor pariwisata dan manufaktur,? ujarnya.?

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Boyke P. Siregar
        Editor: Boyke P. Siregar

        Bagikan Artikel: