Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mensos Aktifkan Kembali 11 Juta BPJS PBI, Target Rampung Sebelum Lebaran

Mensos Aktifkan Kembali 11 Juta BPJS PBI, Target Rampung Sebelum Lebaran Kredit Foto: Kemensos
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan proses reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sempat dinonaktifkan dapat rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan. Target ini disampaikan menyusul adanya sekitar 11 juta peserta yang kepesertaannya terhenti.

"Ya, paling antara 2 sampai 3 bulan. Kita harapkan untuk yang 106.000 lebih yang memiliki penyakit kronik itu paling enggak 2 bulan. Nah, yang untuk sisanya dari 11 juta itu kita harapkan 3 bulan maksimal," ujar Mensos di Jakarta, belum lama ini.

Mensos menjelaskan bahwa proses reaktivasi akan mengacu pada data hasil pengecekan lapangan (ground check) yang dilakukan oleh pihak Kementerian Sosial. Validasi data ini menjadi penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

"Tetap kita lakukan ground check, kita lakukan uji di lapangan ya. Dalam beberapa bulan ke depan hasilnya nanti akan jadi pedoman untuk menyalurkan PBI pada tahap berikutnya," jelas pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut.

Baca Juga: Purbaya Siapkan Rp20 Triliun untuk Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan

Saat ini, dari total 11 juta peserta yang nonaktif, sebanyak 106.000 orang telah kembali diaktifkan kepesertaannya. Reaktivasi tahap awal ini diprioritaskan bagi penderita penyakit katastrofis, seperti penyakit jantung dan pasien gagal ginjal yang memerlukan pengobatan rutin dan berkala.

Mensos menambahkan, proses reaktivasi untuk 106.000 kepesertaan dengan kondisi kronis ini ditargetkan bakal rampung sebelum Hari Raya Idulfitri atau Lebaran. Sementara itu, kepesertaan bagi 11 juta peserta lainnya akan diaktifkan kembali secara bertahap mengikuti hasil validasi data di lapangan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: