Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BNI Pacu Penambahan Jumlah Nasabah Lewat Agen46

        BNI Pacu Penambahan Jumlah Nasabah Lewat Agen46 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terus memperbesar porsi dana murah dalam struktur pendanaananya. Sebagai salah satu strateginya, perseroan mengandalkan salah satu produk layanan keuangan nir-kantor, yakni Agen46 yang bertujuan untuk menambah jumlah nasabah baru guna memperbesar porsi tabungan. ?

        Direktur Keuangan & Resiko Kredit BNI, Rico Budi Darmo mengatakan bahwa program layanan keuangan tanpa kantor telah berhasil meningkatkan jumlah basis nasabah. Bahkan rata-rata penambahan jumlah nasabah mencapai 725 ribu rekening per bulan melalui Agen46.

        "Jumlah rekening yang dibuka oleh nasabah individu bertambah dari 18,9 juta rekening pada Juni tahun lalu menjadi 27,6 juta rekening di pertengahan tahun ini,? katanya di Jakarta, Senin (7/8/2017).

        Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa pencapaian tersebut membuat perseroan terus menambah jumlah agen laku pandai setiap tahunnya. Perseroan mencatat pertumbuhan jumlah Agen46 pada akhir Juni berhasil mencapai angka 54,54 ribu agen, padahal pada tengah tahun lalu jumlah agen46 yang dimiliki BNI hanya mencapai 10,71 ribu agen.

        Pembukaan rekening juga terjadi pada nasabah-nasabah baru dari kalangan perusahaan, dimana jumlah rekening perusahaan yang dibuka di BNI meningkat 15,16% menjadi 478.670 rekening. Bandingkan dengan jumlah rekening perusahaan pada medio Juni tahun lalu yang hanya mencapai 415.632 rekening.

        Masifnya penambahan jumlah rekening, mendongkrak perolehan dana pihak ketiga melambung cukup tinggi. Hingga semester Perdana tahun ini, BNI berhasil meraup DPK senilai Rp463,86 triliun dengan persentase dana murah mencapai 60,9% dari total DPK. Bandingkan dengan porsi dana murah di tengah tahun lalu yang hanya berkontribusi 60,4% terhadap total DPK.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Gito Adiputro Wiratno
        Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

        Bagikan Artikel: