Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bisnis Properti Lesu, Laba Summarecon (SMRA) Ambles 44,18% Sepanjang 2025

        Bisnis Properti Lesu, Laba Summarecon (SMRA) Ambles 44,18% Sepanjang 2025 Kredit Foto: Summarecon Agung
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatat pelemahan kinerja sepanjang 2025. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp766,55 miliar, turun tajam 44,18% dibandingkan Rp1,37 triliun pada 2024.

        Sejalan dengan penurunan laba tersebut, laba per saham dasar Perseroan juga ikut menyusut menjadi Rp46,43 pada akhir 2025, dari sebelumnya Rp83,19 di akhir 2024.

        Dari sisi pendapatan, SMRA membukukan pendapatan neto Rp8,76 triliun sepanjang 2025. Angka ini turun 17,47% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp10,62 triliun.

        Segmen pengembang properti masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan Perseroan dengan nilai Rp5,5 triliun, meski turun dari Rp7,5 triliun pada tahun sebelumnya.

        Sementara itu, segmen properti investasi mengalami peningkatan dengan kontribusi Rp2,27 triliun, naik dari Rp2,15 triliun pada 2024.

        Pendapatan dari rekreasi dan perhotelan tercatat Rp510,48 miliar, sedikit turun dari Rp518,26 miliar, sedangkan segmen lain-lain menyumbang Rp470,64 miliar, meningkat dari Rp449,04 miliar.

        Di sisi biaya, beban pokok penjualan dan beban langsung tercatat Rp4,36 triliun pada 2025, menurun dibandingkan Rp5,16 triliun pada 2024.

        Baca Juga: Intip Pusat Hunian dan Bisnis Terlengkap SMRA di Barat Jakarta

        Baca Juga: Summarecon Bekasi Perkuat Transformasi Kota Terpadu

        Meski beban turun, laba kotor tetap terkoreksi menjadi Rp4,39 triliun dari sebelumnya Rp5,46 triliun. Hal yang sama terjadi pada laba usaha yang turun menjadi Rp2,58 triliun dibandingkan Rp3,73 triliun pada tahun sebelumnya.

        Dari sisi neraca, kondisi aset Perseroan menunjukkan peningkatan. Hingga 31 Desember 2025, total aset SMRA mencapai Rp38,34 triliun, naik dari Rp33,53 triliun pada 31 Desember 2024.

        Sementara itu, total liabilitas Perseroan tercatat Rp22,33 triliun, bengkak dari Rp19,7 triliun pada akhir 2024.

        Adapun total ekuitas SMRA mengalami kenaikan menjadi Rp16 triliun pada akhir 2025, dibandingkan Rp13,83 triliun pada tahun sebelumnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: