Roblox Libatkan Orang Tua dan Remaja Lewat Global Council, Indonesia Ikut Terwakili
Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Roblox menghadirkan pendekatan unik dengan melibatkan langsung orang tua dan remaja, dalam pengembangan platform melalui Global Parent Council dan Global Teen Council.
Inisiatif ini bahkan sudah mencakup perwakilan dari Indonesia, sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang lebih aman dan relevan.
Vice President of Civility and Partnership Roblox Tami Bhaumik menjelaskan, pembentukan Teen Council menjadi langkah awal untuk memahami pengalaman pengguna muda secara langsung.
Teen Council pertama kali dilakukan pada akhir tahun lalu dan hanya di Amerika Serikat (AS).
“Kami memulai Teen Council tahun lalu dengan kelompok kecil remaja usia 14 hingga 17 tahun."
"Dan mereka memberikan wawasan yang sangat berharga, bahkan hal-hal yang sebelumnya tidak kami ketahui,” ujar Tami dalam media briefing di Jakarta, Selasa (!4/4/2026).
Masukan dari para remaja ini terbukti berdampak signifikan terhadap pengembangan platform.
“Mereka bahkan membantu kami menyusun versi panduan komunitas yang lebih mudah dipahami oleh anak-anak, bukan dalam bahasa yang kaku,” lanjutnya.
Melihat keberhasilan tersebut, Roblox kemudian memperluas pendekatan dengan membentuk Global Parents Council.
Inisiatif ini bertujuan menggali perspektif orang tua secara langsung, bukan hanya berdasarkan data.
Global Parent Council beranggotakan 80 orang tua, dan ada 3 orang tua dari Indonesia sebagai perwakilan.
“Kami memiliki sekitar 80 anggota Parent Council dari berbagai wilayah di dunia, termasuk 3 orang tua dari Indonesia yang akan menjadi suara bagi komunitas orang tua di sini,” ungkap Tami.
Ia menegaskan, peran orang tua sangat penting dalam membentuk pengalaman digital anak.
“Tujuan utama Parent Council adalah untuk mendengar dan belajar, lalu menyampaikan kebutuhan orang tua kepada tim internal, agar kami bisa membuat perubahan yang benar-benar relevan,” jelasnya.
Dari pertemuan awal, Roblox menemukan masih banyak orang tua yang belum memahami fitur keamanan yang tersedia di platform.
Hal ini kemudian menjadi dasar untuk meningkatkan edukasi dan materi pendukung bagi keluarga.
Di sisi lain, Roblox kini tengah memperluas Teen Council ke kawasan Asia, termasuk Indonesia.
“Kami sedang merekrut Teen Council untuk Asia dan berharap ada partisipasi dari remaja Indonesia untuk berbagi perspektif mereka,” ujar Tami.
Pendaftaran dibuka hingga 5 Juni 2026 melalui link berikut: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfMHkE02KKpBjDoPG8QWoK_egTUgkbYYLz_TwMLNzyqkaHb3g/viewform.
Baca Juga: Dibilang Komdigi Belum Sepenuhnya Patuhi PP TUNAS, Ini Kata Roblox
Tami menambahkan, keterlibatan remaja sangat penting untuk menciptakan platform yang lebih autentik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna muda.
“Kami ingin mereka jujur dan berbagi pandangan untuk menjadikan platform ini lebih aman, kreatif, dan menjadi ruang koneksi bagi anak muda,” imbuhnya. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: