Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Wacana 'War Tiket' Haji, Komisi VIII DPR Dorong Prioritas Keberangkatan Lansia

        Wacana 'War Tiket' Haji, Komisi VIII DPR Dorong Prioritas Keberangkatan Lansia Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, merespons wacana penerapan skema war tiket dalam penyelenggaraan ibadah haji dengan penuh kehati-hatian.

        Alih-alih meributkan mekanisme tersebut, ia mendesak pemerintah agar lebih memprioritaskan upaya percepatan antrean bagi jemaah kondisi khusus, seperti kelompok lanjut usia (lansia) dan jemaah berisiko tinggi.

        Pernyataan tersebut disampaikan Maman dalam Rapat Kerja bersama Menteri Haji dan Umrah RI serta Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4).

        Menurut Maman, memangkas masa tunggu bagi jemaah rentan adalah solusi yang jauh lebih mendesak dan krusial saat ini.

        "Isunya bukan sekadar war tiket, tetapi bagaimana kita bisa mempercepat antrean bagi lansia, bagi yang berisiko tinggi, dan bagi mereka yang tidak memungkinkan menunggu waktu yang terlalu panjang,” urai Maman di hadapan peserta rapat.

        Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa ini menyoroti realitas di lapangan di mana masa tunggu antrean haji reguler di sejumlah daerah di Indonesia teramat panjang, bahkan bisa menembus tiga hingga empat dekade. Kondisi ini kerap memunculkan keputusasaan bagi para calon jemaah yang usianya tak lagi muda.

        "Kita tidak ingin ada orang yang harus menunggu 30 atau 40 tahun lagi untuk berangkat haji, sampai mereka bertanya apakah masih memiliki umur atau tidak saat giliran itu tiba,” tambahnya tegas.

        Skema prioritas ini diharapkan mampu menjadi terobosan sistemik untuk mengurai kebuntuan daftar tunggu tersebut.

        Terlepas dari evaluasi mengenai antrean, Maman memastikan bahwa Komisi VIII DPR RI memiliki komitmen penuh untuk menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ia mengapresiasi kesiapan pemerintah yang dinilai lebih matang pada musim haji kali ini.

        Sebagai bentuk dukungan konkret, Maman menyatakan bahwa para legislator di Senayan siap turun tangan langsung untuk menyosialisasikan kesiapan tersebut kepada masyarakat di tingkat akar rumput.

        "Kami punya komitmen untuk menyukseskan haji ini. Bahkan kami siap menjadi juru bicara di daerah pemilihan masing-masing untuk menyampaikan bahwa tidak ada persiapan yang lebih sistematis dan lebih siap dibandingkan persiapan haji tahun ini,” pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: