Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Inflasi 3,48%, Platform Cashback Diserbu Masyarakat

        Inflasi 3,48%, Platform Cashback Diserbu Masyarakat Kredit Foto: MOVA
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Tekanan biaya hidup dan inflasi tahunan Indonesia yang mencapai 3,48% pada Maret 2026 mendorong masyarakat semakin selektif mengatur pengeluaran. Di tengah kondisi tersebut, platform digital berbasis cashback mulai dimanfaatkan sebagai alternatif belanja hemat sekaligus peluang pendapatan tambahan.

        Menangkap tren itu, MOVA Cashback menggelar program edukasi bertajuk MOVA Roadshow di Serang, Banten. Kegiatan ini diikuti sekitar 350 peserta yang mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

        Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapat edukasi mengenai pemanfaatan platform cashback, strategi belanja lebih efisien, serta penggunaan fitur premium yang disebut dapat membuka peluang tambahan penghasilan.

        Chief Commercial Officer MOVA Cashback Jennifer Tiffany Muliyanto mengatakan pola konsumsi masyarakat mulai berubah dari belanja konsumtif menjadi lebih selektif dan berorientasi efisiensi.

        “Saat ini kami melihat adanya perubahan pola berbelanja masyarakat yang sebelumnya konsumtif kini lebih selektif dalam pengeluaran. Oleh karena itu kami mengedukasi masyarakat bahwa berbelanja dengan menggunakan platform digital MOVA Cashback bukan hanya sebagai tren tapi juga dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Jennifer, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

        Menurut dia, pertumbuhan belanja daring memberi ruang baru bagi masyarakat untuk menghemat pengeluaran melalui promo, cashback, dan berbagai insentif lain yang tersedia di platform digital.

        Selain mendorong efisiensi belanja, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat. MOVA membekali peserta dengan pemahaman dasar aktivitas digital, pemanfaatan media sosial, serta strategi komunikasi sederhana guna mendukung peran sebagai partner afiliasi.

        Pendekatan itu diharapkan dapat membuka sumber produktivitas baru, khususnya bagi kelompok rumah tangga yang ingin memperoleh pemasukan tambahan dari aktivitas digital.

        Salah satu peserta, Sri Mastufah, mengaku telah merasakan manfaat dari sistem cashback dalam pengeluaran rumah tangga sehari-hari.

        “Dari aktivitas belanja sehari-hari sekarang bisa lebih dimanfaatkan optimal. Jadi meskipun belanja bulanan tetap sama, tapi pengeluaran berkurang karena ada cashback,” ujarnya.

        Baca Juga: ShopeePay Catat Pergeseran Konsumsi, Masyarakat Mulai Tahan Belanja

        Baca Juga: Belanja Online RI Makin Dominan, Kini Jadi Kebiasaan

        Baca Juga: Purbaya Kaji Pajak Tambahan untuk Produk Impor China di Platform E-commerce

        MOVA menilai kebiasaan berbelanja yang lebih bijak menjadi penting di tengah tekanan daya beli masyarakat. Karena itu, edukasi mengenai pemanfaatan teknologi finansial dan ekonomi digital disebut akan terus diperluas ke berbagai daerah.

        Ke depan, perusahaan menyatakan akan memperluas kerja sama dengan merchant serta melanjutkan program literasi masyarakat agar ekosistem ekonomi digital tumbuh lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: