Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        KB Bank (BBKP) Salurkan Kredit Rp43,19 Triliun di Triwulan I 2026, Tumbuh 2,61%

        KB Bank (BBKP) Salurkan Kredit Rp43,19 Triliun di Triwulan I 2026, Tumbuh 2,61% Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) atau KB Bank menunjukkan sinyal pemulihan yang kuat pada triwulan I 2026. Perbaikan fundamental kinerja terlihat dari berbagai indikator, mulai dari pertumbuhan kredit, penguatan struktur pendanaan, hingga peningkatan margin bunga bersih dan kualitas aset.

        Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit KB Bank tercatat mencapai Rp43,19 triliun atau tumbuh 2,61% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan kredit lancar sebesar 4,76% YoY menjadi Rp34,02 triliun, yang mencerminkan kualitas portofolio yang semakin membaik.

        Kinerja pendapatan juga menunjukkan lonjakan signifikan. Pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) melonjak 97,28% YoY menjadi Rp363 miliar, seiring dengan kenaikan Net Interest Margin (NIM) yang hampir dua kali lipat menjadi 2,09% dari sebelumnya 1,09%. Peningkatan ini mencerminkan pengelolaan aset dan liabilitas yang semakin optimal serta efisiensi biaya dana yang terus terjaga.

        Tak hanya itu, untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan KB Financial Group pada 2020, KB Bank berhasil mencatatkan laba operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit/PPOP) positif sebesar Rp9 miliar. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi kinerja perseroan.

        “Kinerja triwulan I-2026 menunjukkan KB Bank terus berada di jalur yang tepat, dengan perbaikan yang tercermin dari pertumbuhan kredit, penguatan dana murah, peningkatan margin bunga bersih, dan PPOP yang kembali positif. Meski demikian, kami menyadari masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama dalam kualitas kredit, fundamental bisnis secara keseluruhan, serta penguatan struktur permodalan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang," ujar Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie.

        Dari sisi pendanaan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp41,52 triliun. Komposisi pendanaan juga semakin sehat dengan pertumbuhan dana murah (CASA) sebesar 5,74% YoY menjadi Rp13,09 triliun. Hal ini mencerminkan keberhasilan strategi bank dalam memperkuat sumber dana yang lebih efisien dan berkelanjutan.

        Baca Juga: Bangkit dari Rugi, KB Bank (BBKP) Bukukan Laba Rp66,59 Miliar di 2025

        Baca Juga: KB Bank dan PT Lucky Mom Indonesia Perluas Kemitraan, Nilai Komitmen Pembiayaan Capai Rp400 Miliar

        Ke depan, KB Bank menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas aset, meningkatkan kualitas earning assets, serta mengoptimalkan manajemen risiko secara disiplin. Dukungan sinergi dengan KB Financial Group juga menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat fondasi bisnis.

        "Fokus kami ke depan adalah menjaga momentum ini melalui pertumbuhan berkualitas, pengelolaan risiko yang disiplin, serta penguatan sinergi dengan KB Financial Group," imbuh Kunardy.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: