Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        ADB Gelontorkan US$70 Miliar untuk Infrastruktur Energi & Digital Asia-Pasifik

        ADB Gelontorkan US$70 Miliar untuk Infrastruktur Energi & Digital Asia-Pasifik Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Asian Development Bank (ADB) mengumumkan program investasi senilai US$70 miliar untuk memperluas infrastruktur energi dan digital di Asia-Pasifik. Program tersebut dilaporkan akan berjalan hingga 2035.

        Presiden Asian Development Bank, Masato Kanda menyatakan bahwa konektivitas energi dan digital akan menjadi fondasi utama pertumbuhan jangka panjang kawasan. Menurutnya, integrasi jaringan listrik dan digital lintas negara dapat menekan biaya serta membuka peluang ekonomi baru.

        Baca Juga: Indonesia Siapkan Senjata Rahasia Dorong Ekonomi di Tengah Krisis Dunia

        Melalui program ini, pihaknya akan mengalirkan dana sebesar US$50 miliar untuk proyek dari Pan-Asia Power Grid Initiative (PAGI).

        Program ini mencakup integrasi 20 gigawatt energi terbarukan lintas negara, pembangunan 22.000 km jaringan transmisi listrik dan openingkatan akses listrik bagi 200 juta orang. ADB memperkirakan proyek ini dapat menurunkan emisi sektor energi regional hingga 15%.

        ADB akan membiayai sekitar setengah dari proyek listrik tersebut, sementara sisanya berasal dari investasi bersama, termasuk sektor swasta.

        Adapun US$20 miliar dialokasikan untuk pengembangan konektivitas digital melalui program dari Asia-Pacific Digital Highway.

        Program digital ini mencakup jaringan serat optik, kabel bawah laut, satelit komunikasi hingga pusat data regional. Targetnya, 200 juta orang diharapkan akan mendapatkan akses internet pertama dan 450 juta orang lainnya akan mengalami peningkatan kualitas konektivitas.

        ADB juga memperkirakan proyek digital ini dapat menurunkan biaya akses internet hingga 40% di daerah terpencil hingga menciptakan hingga 4 juta lapangan kerja. Ia berencana menyediakan sekitar US$15 miliar untuk mendukung proyek digital tersebut.

        Program ini dirancang untuk menjawab meningkatnya kebutuhan energi dan percepatan transformasi digital dalam kawasan. Investasi ini diharapkan memperkuat integrasi ekonomi dan meningkatkan daya saing dari Asia-Pasifik.

        Baca Juga: Meutya Hafid: Di Era Digital, Kecepatan Tak Boleh Kalahkan Akurasi Jurnalistik

        ADB menekankan pentingnya transisi energi bersih serta pembangunan infrastruktur digital sebagai pendorong utama ekonomi masa depan, khususnya di Asia-Pasifik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: