Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kurangi Emisi, MODENA Group Alihkan Kendaraan Logistik Diesel ke EV

        Kurangi Emisi, MODENA Group Alihkan Kendaraan Logistik Diesel ke EV Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        MODENA Group terus memperkuat komitmen keberlanjutan melalui transformasi operasional dan perluasan inisiatif sosial yang berfokus pada pengurangan emisi, akses air bersih, serta pengelolaan limbah secara bertanggung jawab.

        Salah satu langkah utama dilakukan melalui MOLOGIZ, anak perusahaan MODENA di bidang logistik, yang mulai beralih dari kendaraan berbasis diesel ke electric vehicle (EV). Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan sektor logistik dan transportasi yang menjadi salah satu kontributor signifikan terhadap emisi, baik dalam operasional maupun sepanjang rantai nilai.

        Sejak Desember 2025, MOLOGIZ memulai transisi menuju penggunaan kendaraan listrik. Hingga kini, lebih dari 20 persen armada telah dialihkan ke kendaraan listrik. Perubahan ini disebut mampu memberikan dampak nyata, dengan pengurangan emisi logistik hingga 50 persen atau setara 2,3 ton CO₂e sejak implementasi dimulai.

        Executive Vice President and Chief Sustainability Advisor MODENA, Nicole Jizhar, mengatakan keberlanjutan telah menjadi bagian dari arah inovasi perusahaan sejak awal.

        “Tahun ini, upaya tersebut kami perkuat tidak hanya melalui transformasi internal, tetapi dengan membangun perubahan bersama ekosistem yang lebih luas. Mulai dari operasional bisnis, perluasan akses terhadap kebutuhan dasar, hingga mendorong perubahan perilaku konsumen,” katanya.

        Selain menekan emisi dari sisi operasional, MODENA juga terus memperluas akses air bersih melalui program MODENA Pure Hub. Hingga 2026, perusahaan telah menghadirkan 15 titik akses air minum gratis di berbagai ruang publik di Jakarta dan sekitarnya.

        Sepanjang tahun ini, MODENA menambah sembilan titik baru melalui penyediaan akses MODENA Reverse Osmosis Water Purifier. Salah satu titik terbaru dibuka di JPM Lebak Bulus, jembatan penyeberangan yang menghubungkan Stasiun MRT Lebak Bulus dengan Poins Square di Jakarta Selatan.

        Sementara itu, delapan titik lainnya telah dihadirkan pada bulan Ramadan lalu di sejumlah lokasi, termasuk Masjid Al Azhar dan Masjid Al-Bakrie. Hingga April 2026, inisiatif ini telah menyalurkan lebih dari 1 juta liter air minum kepada masyarakat sekaligus membantu mengurangi limbah sampah plastik.

        Baca Juga: Dorong Investasi Hijau, Filipina dan Singapura Teken Kesepakatan Perdagangan Karbon

        Di sisi lain, MODENA juga menggandeng platform waste management Duitin untuk mendorong konsumsi yang lebih bertanggung jawab di kalangan konsumen. Melalui kolaborasi ini, lebih dari 1.017 kilogram limbah berhasil dikumpulkan dan dikelola secara bertanggung jawab sejak Januari 2026.

        Program ini mengajak konsumen untuk berperan aktif dalam pengelolaan limbah melalui daur ulang berbagai jenis sampah. Dari total limbah yang terkumpul, kontribusi terbesar berasal dari kardus dan karton bekas produk, disusul plastik, kaca, serta minyak jelantah.

        Melalui rangkaian inisiatif tersebut, MODENA mempertegas langkah perusahaan dalam mendorong keberlanjutan, tidak hanya dari sisi operasional bisnis, tetapi juga melalui penguatan akses kebutuhan dasar dan perubahan perilaku konsumen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: