Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Muncul Suspek Hantavirus di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Waspada

        Muncul Suspek Hantavirus di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Waspada Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Penyebaran Andes Hantavirus yang bermula dari kapal pesiar MV Hondius mulai memicu kewaspadaan di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Setelah Singapura mengisolasi dua warganya yang sempat berada di kapal tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaporkan adanya dua kasus suspek Hantavirus di Indonesia, masing-masing berada di Jakarta dan Yogyakarta.

        Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus tersebut.

        Baca Juga: WHO Tetapkan Seluruh Penumpang Kapal MV Hondius Berstatus Risiko Tinggi Hantavirus

        “Ini bukan penyakit main-main. Sejak terjadi pertama kali di atas kapal pesiar MV Hondius, virusnya sudah menyebar. Dan kini, Singapura, negara tetangga kita telah mengisolasi dua orang warganya yang diduga mengidap virus itu,” ujar Justin.

        Ia menegaskan, kemunculan dua kasus suspek di Indonesia harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya di Jakarta.

        “Bahkan, Kemenkes belum lama ini juga melaporkan bahwa ada dua warga negara kita, satu di Jakarta dan satu lagi di Jogja, telah menjadi suspek pasien dari virus Hantavirus ini. Jadi, Pemprov DKI harus meningkatkan kewaspadaannya. Jangan sampai ini lolos dan mewabah di Jakarta nantinya,” lanjutnya.

        Justin juga menyoroti tingkat fatalitas virus tersebut. Dari delapan kasus Hantavirus yang dikaitkan dengan klaster MV Hondius, tiga pasien dilaporkan meninggal dunia.

        “Virus ini juga mematikan. Memang, hingga saat ini persebarannya masih terbatas dan kami harap akan tetap seperti itu. Tetapi, sudah ada tiga orang yang meninggal dunia karena terjangkit oleh virus tersebut. Sehingga, kita perlu serius dalam menghadapinya,” jelasnya.

        Ia mendesak Pemprov DKI Jakarta segera mengambil langkah preventif, terutama karena salah satu pasien suspek berada di wilayah ibu kota.

        “Perlu dilakukan langkah-langkah preventif. Kita mengetahui bahwa salah satu pasien terduga Hantavirus di Indonesia berada di DKI Jakarta. Maka ini perlu diawasi. Harus diketahui sang pasien sudah pergi ke mana saja sebelumnya dan berinteraksi dengan siapa saja,” katanya.

        Justin juga meminta pengawasan ketat dilakukan di lingkungan tempat tinggal maupun lokasi perawatan pasien guna mencegah kemungkinan penyebaran lebih luas.

        Baca Juga: Ancaman Hantavirus, DPR Sarankan Galakkan Tes PCR

        “Kemudian, wilayah di sekitar tempat tinggal dan perawatannya kini juga harus diawasi secara ketat. Jangan sampai virusnya ini kemudian tersebar kepada orang-orang lainnya. Kemudian, gerakan hidup sehat di tengah-tengah masyarakat juga perlu digencarkan untuk berjaga-jaga,” tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: