Kredit Foto: BPMI
Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, meskipun berbagai pro dan kontra dari elemen masyarakat tetap muncul.
Menurutnya, sejak resmi menjabat pada 20 Oktober 2024, Prabowo telah melakukan tiga langkah besar yang berdampak langsung bagi rakyat Indonesia.
“Terlepas dari pro-kontra atas kepemimpinan Presiden @prabowo, kita patut berikan apresiasi atas: 1) pengembalian jutaan hektar kebun, hutan, dan tambang dari oligarki, 2) mulai dilaksanakannya pasal 33 UUD 1945 lewat pengaturan ekspor SDA, 3) pencabutan PSN yang merugikan rakyat,” tulis Said Didu di akun X pribadinya, Jumat (22/5).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penerbitan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan ekspor nasional.
Baca Juga: WFH ASN Berlanjut 2 Bulan, Regulasi Ekspor dan DHE Segera Jalan
Baca Juga: Berani Buat Taruhan Soal Lengsernya Presiden Prabowo, Ternyata Ini Profil Polymarket
Prabowo menegaskan penjualan ekspor komoditas wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai pengekspor tunggal, dimulai dari tiga komoditas strategis: minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferro alloys).
“Penjualan semua hasil sumber daya alam kita wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai pengekspor tunggal. Hasil penjualan ekspor akan diteruskan oleh BUMN kepada pelaku usaha pengelola kegiatan tersebut. Ini bisa dikatakan sebagai marketing facility,” ujar Presiden pada Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: