Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Airlangga Bantah Danantara Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok

        Airlangga Bantah Danantara Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Kredit Foto: Dok. BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        IHSG berhasil bangkit ke zona hijau pada penutupan perdagangan Jumat setelah sempat anjlok hingga menyentuh level 5.966,86 di tengah tekanan pasar saham nasional.

        Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai koreksi yang sempat terjadi merupakan dinamika normal di pasar modal dan bukan dipicu pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).

        Airlangga menegaskan penguatan IHSG pada akhir perdagangan menjadi sinyal bahwa kondisi pasar masih cukup terjaga meski sempat dihantam aksi jual investor.

        “Pertama, lihat IHSG hari ini hijau,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/5/2026).

        Menurut dia, tekanan terhadap IHSG sebelumnya lebih dipengaruhi adanya emiten yang keluar dari lembaga pemeringkat sehingga memicu aksi koreksi di pasar.

        Ia menyebut kondisi tersebut merupakan hal yang lazim terjadi dalam perdagangan saham dan tidak perlu dikaitkan dengan kebijakan pemerintah terkait DSI maupun kondisi neraca perdagangan.

        “Sebetulnya IHSG itu, kan kemarin ada emiten yang keluar dari lembaga rating. Nah, tentu koreksi itu suatu hal yang wajar, ada koreksi di market,” ujarnya.

        Airlangga juga membantah anggapan bahwa pelemahan IHSG terjadi akibat sentimen pembentukan Danantara Sumber Daya Indonesia ataupun defisit neraca perdagangan Indonesia.

        “Tidak,” tegas Airlangga saat ditanya terkait pengaruh dua faktor tersebut terhadap pasar saham nasional.

        Bursa Efek Indonesia mencatat IHSG akhirnya ditutup menguat 67,11 poin atau 1,10 persen ke level 6.162,05 pada perdagangan Jumat sore.

        Sementara indeks LQ45 yang berisi saham unggulan ikut menguat 4,04 poin atau 0,66 persen ke posisi 620,44.

        Baca Juga: Siapkan Sanksi, Airlangga Sebut Telah Kantongi Nama Perusahaan Pelaku Manipulasi Invoicing Ekspor

        Penguatan IHSG kali ini didorong rebound saham sektor energi dan barang baku yang sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan sebelumnya.

        Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menyebut rally saham energi dan basic materials menjadi motor utama kebangkitan pasar saham domestik.

        “HIGHSG ditutup menguat seiring rally saham energi dan basic materials,” ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: