Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Padam Listrik Sumatera Bongkar Masalah PLN, Said Didu Buka-bukaan 10 Tahun Belakangan

        Padam Listrik Sumatera Bongkar Masalah PLN, Said Didu Buka-bukaan 10 Tahun Belakangan Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menilai pemadaman listrik massal (blackout) di wilayah Sumatera berpotensi menjadi titik awal terbongkarnya masalah di PT PLN (Persero).

        Menurutnya, penyebab blackout tersebut diduga karena berkurangnya pembangunan infrastruktur listrik selama satu dekade terakhir.

        “Kejadian padamnya listrik (blackout) di Sumatera bisa jadi titik awal masalah PLN yang mulai terbuka. Penyebabnya diduga karena berkurangnya secara drastis pembangunan infrastruktur oleh PLN selama 10 tahun terakhir,” tulis Said Didu di akun X pribadinya, Selasa (26/5).

        Ia mendorong pemerintah segera mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak meluas ke daerah lain. "Ini perlu langkah “darurat” agar kejadian tersebut tidak meluas ke daerah lain," tandasnya.

        Sebagai informasi, pemadaman listrik massal di Pulau Sumatera terjadi sejak Jumat (22/5/2026) pukul 18.44 WIB dan baru pulih sepenuhnya secara bertahap hingga Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 05.11 WIB.

        Baca Juga: Sekam Padi Jadi Energi, PLN EPI Perkuat Cofiring PLTU Indramayu

        Baca Juga: Polri Bantu Amankan PSN Ketenagalistrikan PLN di Bekasi

        Durasi padam di tiap rumah warga berbeda karena proses penormalan dilakukan PLN secara bertahap.

        Sementara itu, hasil investigasi bersama tim Bareskrim Polri (termasuk Puslabfor) dan pihak PLN menyimpulkan bahwa peristiwa ini murni disebabkan oleh gangguan teknis akibat cuaca ekstrem, bukan sabotase.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: