Kredit Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Momen keakraban antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam peringatan Hari Lahir Pancasila kembali menjadi sorotan publik. PDI Perjuangan menegaskan bahwa hubungan baik antara kedua tokoh tersebut telah terjalin sejak lama dan bukan sesuatu yang baru.
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan Prabowo dan Megawati selama ini memiliki hubungan personal yang baik. Menurutnya, keduanya sudah lama saling mengenal dan menjaga komunikasi dengan baik.
“Dari dulu juga Bu Mega dan Pak Prabowo secara pribadi saling mengenal dan berkomunikasi dengan baik,” kata Andreas, Senin (1/6/2026).
Andreas juga mengingatkan bahwa Prabowo pernah secara terbuka menyampaikan peran Megawati dalam perjalanan politiknya. Selain itu, hubungan keduanya tercatat dalam sejarah politik nasional ketika berpasangan sebagai calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2009.
Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menilai hubungan Prabowo dan Megawati dibangun atas dasar saling menghormati serta tanggung jawab bersama terhadap masa depan bangsa. Menurutnya, kehangatan yang terlihat dalam pertemuan keduanya mencerminkan semangat persaudaraan dan gotong royong kebangsaan.
“Kehangatan tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan persaudaraan kebangsaan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini,” ujar Hasto.
Ia menambahkan, komunikasi yang baik antara Prabowo dan Megawati menjadi modal penting dalam menjaga persatuan nasional sekaligus memperkuat nilai-nilai Pancasila.
Keakraban tersebut terlihat usai Upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Senin (1/6). Setelah acara berakhir, Prabowo dan Megawati tampak berjalan bersama. Megawati terlihat menggandeng tangan Prabowo, sementara keduanya berbincang santai dan sesekali tertawa.
Baca Juga: Ada Soal Kualitas MBG, Ini Sederet Bentuk Kerja Sama Baru yang Dibawa Prabowo dari Prancis
Sebelumnya, ketika upacara akan dimulai, Megawati tampak memilih tidak berjalan sejajar dengan Prabowo saat menuju mimbar upacara. Berdasarkan siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden, Megawati tetap berada di belakang Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ketika menuju mimbar, meski sebelumnya Prabowo sempat memintanya untuk melangkah maju bersama.
Megawati memilih membiarkan Prabowo dan Gibran berjalan lebih dahulu, sementara dirinya mengikuti dari belakang. Sepanjang acara, Megawati juga tidak terlihat berkomunikasi dengan Gibran.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: