- Home
- /
- Government
- /
- Government
Purbaya Anggarkan Rp1.896 Triliun untuk Program Prioritas Prabowo 2027, Termasuk MBG
Kredit Foto: Dok. Kemenkeu
Pemerintah mulai mematangkan arah kebijakan fiskal untuk tahun 2027 dengan menyiapkan anggaran dalam jumlah besar guna mendukung berbagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu program yang dipastikan tetap menjadi fokus utama adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang selama ini menjadi andalan pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Tak tanggung-tanggung, total kebutuhan pendanaan program prioritas nasional pada 2027 diperkirakan mencapai hampir Rp1.900 triliun. Dana jumbo tersebut akan digunakan untuk membiayai puluhan program strategis yang menyentuh berbagai sektor penting, mulai dari pangan, pendidikan, kesehatan hingga pembangunan infrastruktur.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kebutuhan pendanaan berbagai Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) telah diperhitungkan dalam penyusunan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027.
"Belanja direncanakan berada pada kisaran 13,62 persen hingga 14,80 persen terhadap PDB. Besaran postur makro fiskal 2027 telah memperhitungkan kebutuhan pendanaan berbagai PKPN yang diperkirakan mencapai Rp1.720 triliun hingga Rp1.896 triliun," kata Purbaya dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI baru-baru ini.
Baca Juga: 'Orang Bingung,' Prabowo Ternyata Pantau Komentar dan Podcast Analis Indonesia
Anggaran fantastis tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung 60 program kerja yang terbagi dalam delapan klaster prioritas nasional serta satu kelompok pendukung atau enabler.
Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu proyek yang dipastikan tetap mendapatkan dukungan fiskal besar. Selain itu, pemerintah juga akan mengalokasikan dana untuk pembangunan 3 juta rumah, pengembangan Giant Sea Wall, penguatan ketahanan pangan, hingga berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk membiayai seluruh program tersebut, pemerintah menargetkan sumber pendanaan berasal dari belanja pemerintah pusat, optimalisasi transfer ke daerah dan dana desa, serta berbagai instrumen pembiayaan anggaran lainnya.
Meski menyiapkan anggaran dalam jumlah besar, pemerintah memastikan prinsip efisiensi tetap menjadi perhatian utama. Purbaya menegaskan bahwa refocusing dan penajaman belanja negara akan terus dilakukan agar setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Baca Juga: Presiden Prabowo: 'Saya Sudah Tahu Kelakuannya, Makanya Jangan Macam-Macam'
"Pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas belanja negara melalui upaya efisiensi dan refocusing agar alokasi anggaran semakin produktif, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan masyarakat," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: