Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Refly Harun: Pilpres 2024 Aneh, Suara Prabowo Tak Sejalan dengan Gerindra

        Refly Harun: Pilpres 2024 Aneh, Suara Prabowo Tak Sejalan dengan Gerindra Kredit Foto: Instagram/Refly Harun
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengamat politik Refly Harun menilai terdapat keanehan dalam Pilpres 2024 yang memenangkan pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.

        Menurutnya, banyak indikator yang menunjukkan Pilpres 2024 tidak fair. Salah satunya adalah hasil Pemilu Legislatif (Pileg) yang menempatkan PDIP di posisi pertama, sementara Gerindra hanya berada di peringkat ketiga.

        "Sebagai contoh adalah suara untuk pemilihan pilpres itu jauh lebih banyak dibandingkan suara untuk pemilu legislatif. Di Pemilu Legislatif kok PDIP yang juara satu sementara Gerindra yang mengusung Prabowo hanya juara 3 saja. Ini juga sangat aneh karena kalau kita bicara tentang coattail effect harusnya yang menang ya Gerindra," ungkapnya, dalam kanal YouTube Refly Harun, dikutip Kamis (11/6).

        Berdasarkan keputusan resmi rekapitulasi nasional Komisi Pemilihan Umum (KPU), PDIP meraih suara terbanyak pada Pileg 2024, sementara Gerindra tertahan di posisi ketiga.

        Rincian Hasil Perolehan Suara Pileg 2024 (empat besar):

        1. PDIP: 25.387.279 suara (16,72%) — Juara 1. PDIP berhasil mencetak hat-trick menang pileg tiga kali berturut-turut sejak 2014.

        Baca Juga: Refly Harun Ungkap 3 Alasan Publik 'Tidak Suka' Prabowo

        2. Partai Golkar: 23.208.654 suara (15,29%) — Juara 2. Golkar mengalami lonjakan suara signifikan dibanding pemilu sebelumnya.

        3. Partai Gerindra: 20.071.708 suara (13,22%) — Juara 3. Meskipun ketua umumnya (Prabowo Subianto) menang mutlak di Pilpres 2024, posisi legislatif Gerindra tertahan di peringkat ketiga.

        4. PKB (Partai Kebangkitan Bangsa): 16.115.655 suara (10,62%) — Juara 4.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: