Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Wajar Jokowi Minta Prabowo-Gibran 2 Periode, PKS Bilang Alasannya Masuk Akal

        Wajar Jokowi Minta Prabowo-Gibran 2 Periode, PKS Bilang Alasannya Masuk Akal Kredit Foto: Instagram/Mardani Ali Sera
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wacana pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berlanjut hingga dua periode terus menjadi perbincangan hangat.

        Kali ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ikut memberikan respons terhadap keinginan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang meminta pemerintahan Prabowo-Gibran terus dikawal hingga dua periode.

        Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai keinginan Jokowi tersebut merupakan hal yang wajar. Menurutnya, alasan yang disampaikan mantan orang nomor satu di Indonesia itu cukup masuk akal karena berkaitan dengan kesinambungan program dan stabilitas pemerintahan.

        "Wajar Pak Jokowi minta dua periode. Alasannya masuk akal, agar ada kelanjutan. Dan dalam pikiran Pak Jokowi, dua periode agar stabil," kata Mardani kepada wartawan, dikutip Senin (22/6/2026).

        Meski demikian, PKS menegaskan bahwa keputusan mengenai keberlanjutan pemerintahan hingga dua periode tetap berada di tangan Prabowo sebagai presiden. Termasuk soal siapa sosok yang nantinya akan mendampingi pada kontestasi politik berikutnya.

        Baca Juga: Takut Tersaingi? Jokowi Buru-buru Amankan Duet Prabowo-Gibran 2 Periode

        "PKS melihat bahwa apakah akan berlanjut dua periode sangat tergantung Pak Prabowo. Presidennya Pak Prabowo. Beliau punya hak untuk memilih siapa yang akan dampingi pada periode berikutnya," ucap dia.

        Pernyataan Mardani tersebut muncul setelah Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, membocorkan pesan yang disampaikan Jokowi saat bertemu dengan kader PSI di Solo.

        Dalam pertemuan itu, Jokowi disebut menitipkan pesan agar seluruh kader PSI dan simpatisan terus mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran, bahkan hingga dua periode.

        "Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? Ada-ada aja," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6/2026).

        Selain berbicara soal keberlanjutan pemerintahan, Jokowi juga disebut menekankan pentingnya menjaga soliditas internal dan mendukung penuh jalannya pemerintahan yang saat ini sedang berlangsung.

        "Beliau terus, tadi pun saya dititip pesan ya jaga keharmonisan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di mana pun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau matahari apa lagi," katanya.

        Baca Juga: Respons Demokrat Soal Jokowi Dorong Prabowo-Gibran 2 Periode: Kami Belum...

        Munculnya pernyataan Jokowi itu langsung memantik berbagai spekulasi politik menjelang 2029. Namun PKS memilih melihat persoalan tersebut secara realistis. Bagi partai berlambang bulan sabit kembar itu, arah politik ke depan tetap sangat bergantung pada keputusan Prabowo sebagai pemegang mandat tertinggi pemerintahan saat ini.

        Dengan kata lain, meski Jokowi telah memberikan sinyal dukungan terhadap kelanjutan duet Prabowo-Gibran, penentuan pasangan pada periode berikutnya tetap menjadi hak prerogatif Prabowo. Hal itulah yang kini menjadi perhatian banyak pihak di tengah mulai menghangatnya pembicaraan mengenai peta politik 2029.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: