Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mahasiswi Telkom University Ditemukan Selamat, Ahmad Sahroni Puji Langkah Sigap Polisi

        Mahasiswi Telkom University Ditemukan Selamat, Ahmad Sahroni Puji Langkah Sigap Polisi Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Teka-teki hilangnya Nadira Az-Zahra (21), mahasiswi Telkom University Bandung yang sempat dilaporkan hilang misterius sejak Selasa (30/6), akhirnya terjawab. Pihak kepolisian memastikan bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi selamat.

        Kabar melegakan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, Kombes Anton. Ia menjelaskan bahwa saat ini Nadira sudah dievakuasi dan tengah menjalani tahap pendampingan bersama pihak keluarganya.

        Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, petugas menemukan Nadira di area Kota Bandung. Polisi juga menegaskan tidak ada indikasi ataupun unsur tindak pidana penculikan dalam kasus hilangnya mahasiswi tersebut.

        "Kondisinya baik. (Saat ditemukan) semua barang-barang yang dibawa yang bersangkutan sejak dilaporkan hilang juga masih dalam keadaan utuh," kata Kombes Anton dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (6/7).

        Penanganan cepat dan respons taktis dari korps kepolisian ini pun memantik atensi dari Senayan. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, melayangkan apresiasi tinggi atas gerak cepat jajaran Polrestabes Bandung dalam menuntaskan laporan masyarakat.

        "Saya mengapresiasi respons cepat jajaran kepolisian dan seluruh pihak yang langsung bergerak menindaklanjuti laporan, hingga akhirnya Nadira berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Ini luar biasa. Kecepatan polisi merespons laporan seperti ini sangat membantu memberikan ketenangan bagi masyarakat," ujar Ahmad Sahroni dalam keterangannya, Selasa (7/7).

        Politikus Partai NasDem itu menambahkan, penanganan laporan orang hilang membutuhkan urgensi yang tinggi lantaran tekanan psikologis yang berat bagi keluarga korban. Sahroni berharap, performa respons cepat (quick response) ini terus dipertahankan ke depannya.

        Lebih lanjut, ia meminta Polri tidak mengendurkan performa serupa pada sektor kerawanan kamtibmas lain, seperti kasus pencurian, kejahatan jalanan, hingga potensi gangguan keamanan lainnya di tengah publik.

        "Apa pun motif di balik hilangnya yang bersangkutan, yang jelas polisi telah menunjukkan kinerja terbaiknya dalam merespons laporan masyarakat. Ketika setiap laporan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional, kepercayaan masyarakat kepada Polri juga akan semakin kuat," pungkas Sahroni.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: