Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jokowi Jawab Tuduhan Ingin Hina PDIP Lewat Upacara Adat

        Jokowi Jawab Tuduhan Ingin Hina PDIP Lewat Upacara Adat Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya angkat bicara meluruskan kontroversi terkait video dirinya yang meletakkan kaki di atas kepala kerbau saat melakukan safari politik di Lampung.

        Prosesi tersebut sempat memicu kegaduhan dan dikaitkan oleh sejumlah pihak sebagai simbol politik untuk mengalahkan PDIP pada Pemilu 2029.

        Jokowi menegaskan bahwa momen tersebut murni merupakan bagian dari ritual adat masyarakat Lampung untuk memberikan gelar kehormatan kepada dirinya. Ia meminta agar tradisi kebudayaan tidak selalu dikaitkan dengan dinamika politik.

        "Itu adalah bentuk penghormatan masyarakat adat di Lampung dan saya merasa terhormat diberikan penghargaan. Jangan semua hal ditarik ke ranah politik, sering enggak nyambung," ujar Jokowi menanggapi polemik tersebut.

        Mantan Wali Kota Solo itu menambahkan bahwa prosesi tersebut merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang sudah dilakukan ratusan kali.

        "Kita harus menghargai kearifan lokal dan adat istiadat, ini bagian kebudayaan kita," tegasnya.

        Sebelumnya, potongan klip video Jokowi yang meletakkan kakinya di atas kepala kerbau viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Momen itu terjadi saat penganugerahan gelar kehormatan di Kedaton Keagungan Lampung pada Sabtu (27/6/2026).

        Banyak warganet kemudian mempertanyakan makna filosofis di balik ritual tersebut. Namun, isu ini telanjur menggelinding ke ranah politik.

        Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus, sempat melontarkan kritik terkait prosesi tersebut. Deddy menilai tidak masuk akal jika Jokowi diklaim tidak mengetahui keberadaan ritual injak kepala kerbau dalam rangkaian acara safarinya.

        Bahkan, Deddy mengaku memperoleh informasi bahwa Jokowi justru bertindak sebagai ketua panitia dalam penyelenggaraan acara adat tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: