Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Khozinudin-Refly Harun Dipastikan Tak Akan Rujuk, Roy Suryo Dipaksa Segera Memilih

        Khozinudin-Refly Harun Dipastikan Tak Akan Rujuk, Roy Suryo Dipaksa Segera Memilih Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Akademikus Ade Armando menilai kuasa hukum tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, yakni Refly Harun dan Ahmad Khozinudin, tidak mungkin kembali bersekutu.

        Karena itu, menurut Ade, Roy harus segera menentukan sikap: apakah tetap mempertahankan keduanya dan berusaha mendamaikan, perlahan condong ke salah satu kubu, atau memutuskan hanya mempertahankan satu pengacara.

        "Saya rasa Khozinudin dan Refly tidak mungkin bersekutu karena itu Roy harus segera mengambil keputusan," ucap Ade dalam kanal YouTube COKRO TV, dikutip Kamis (9/7).

        Namun, Ade menilai mempertahankan keduanya justru akan mempersulit posisi Roy Suryo dalam sidang melawan Jokowi.

        Ia menambahkan, baik Khozinudin maupun Refly sama-sama ingin menyelamatkan Roy. Meski kemungkinan membebaskan Roy sepenuhnya kecil, mereka masih bisa berupaya meringankan hukuman.

        "Bukti-bukti yang memberatkan Roy sudah terlampau banyak. Karena itu, kecakapan kuasa hukum membela Roy bisa menjadi faktor yang sangat menentukan," tandas mantan politisi PSI itu.

        Baca Juga: Refly Harun Diduga Sudah 'Nyerah' Duluan: Takut Roy Suryo Kalah di Pengadilan?

        Seperti diketahui, kubu Refly berfokus menempuh jalur praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menguji keabsahan penangkapan Roy Suryo oleh Polda Metro Jaya.

        Sedangkan kubu Khozinudin secara tegas menolak langkah praperadilan tersebut karena dianggap tidak sejalan dengan strategi awal. Ia lebih menginginkan kasus ini langsung dibuktikan di sidang pokok perkara guna membuka keaslian ijazah secara transparan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: