Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Amerika Minta Dunia Tak Pedulikan Klaim Iran di Selat Hormuz: Jalur Itu Tetap Dibuka

        Amerika Minta Dunia Tak Pedulikan Klaim Iran di Selat Hormuz: Jalur Itu Tetap Dibuka Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas menyusul serangan antara kedua belah pihak hingga ditutup kembalinya jalur perdagangan yang melalui Selat Hormuz di Timur Tengah. Namun hal itu dibantah oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump

        Ia mengklaim bahwa selat itu masih dibuka. Iran sendiri menurutnya  telah menyetujui hampir seluruh tuntutan Washington. Iran menurutnya telah "menyerahkan semuanya" dalam kesepakatan yang menurutnya sangat menguntungkan Amerika Serikat.

        Baca Juga: Euro Saja Keok, Spanyol Remehkan Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026

        "Selat Hormuz tetap terbuka. Kami menghantam mereka habis-habisan tadi malam," ujarnya, dikutip Senin (13/7).

        Trump mengatakan dirinya sebenarnya enggan membahas negara itu secara panjang lebar, namun menganggap tindakan mereka menunjukkan bahwa pemerintah terkait tidak beritikad baik dalam proses diplomasi.

        Menurut Trump, kedua negara baru saja menggelar perundingan intensif yang menghasilkan kesepakatan yang dinilainya sangat menguntungkan bagi Amerika Serikat.

        "Kami mengadakan pertemuan dengan mereka sepanjang hari. Kemarin mereka menyetujui sebuah kesepakatan. Kesepakatan yang sempurna bagi kami. Tidak ada nuklir. Tidak ada ini. Tidak ada itu. Tidak ada apa pun. Mereka menyerahkan semuanya," kata Trump.

        Namun, Trump mengklaim situasi berubah drastis tidak lama setelah delegasi musuh meninggalkan ruang perundingan. Iran menurutnya justru melancarkan serangan hanya sekitar satu jam setelah pembicaraan berakhir.

        "Kemudian dalam waktu satu jam, mereka meluncurkan drone dan menyerang sebuah kapal. Saya katakan, kalian ini sakit. Kalian adalah orang-orang yang sakit," ujar Trump.

        Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Hal itu terjadi menyusul aksi saling serang dalam beberapa hari terakhir.

        Sebelumnya, Iran mengklaim telah menutup Selat Hormuz. Hal itu dilakukan sebagai respons atas serangan militer dari Amerika Serikat. Namun Washington menegaskan jalur pelayaran internasional tersebut masih dapat dilalui kapal-kapal komersial.

        Baca Juga: Ahli Hukum Soroti Kejanggalan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah di Korupsi TPPU: FA Ini Belum...

        Perbedaan klaim dari kedua pihak memperlihatkan bahwa situasi di kawasan masih sangat dinamis.  Amerika Serikat sendiri menyatakan peluang penyelesaian melalui jalur diplomasi sebenarnya sempat terbuka sebelum kembali runtuh akibat eskalasi terbaru.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: