Kredit Foto: Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemangkasan layer birokrasi serta penertiban anak dan cucu perusahaan di lingkungan BUMN. Instruksi tersebut disampaikan saat Prabowo memanggil Direktur Utama Pertamina Simon A. Mantiri ke kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut kebijakan tersebut berlaku untuk Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya. Pemangkasan struktur ditujukan untuk mempercepat pengambilan keputusan serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
"Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya," tulis Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet.
Baca Juga: 274 Entitas BUMN Dipangkas, Pemerintah Targetkan Tersisa 250 Perusahaan
Menurut Teddy, struktur BUMN yang lebih ramping diharapkan dapat mengurangi alur birokrasi yang panjang dan tumpang-tindih. Kebijakan tersebut juga diharapkan memperkuat daya saing BUMN dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Selain restrukturisasi BUMN, Prabowo dan Simon membahas perkembangan program energi nasional. Pembahasan mencakup progres program mandatori B50 serta kesiapan infrastruktur untuk penerapan mandatori bioethanol.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy