Kredit Foto: Uswah Hasanah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali menguji level 6.300 pada perdagangan Rabu (12/8/2026). Namun, pelaku pasar perlu mewaspadai potensi tekanan jual apabila indeks gagal menembus level resistance tersebut.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG memiliki peluang untuk mencoba menembus resistance kuat di level 6.300. Jika gagal melewati level tersebut, indeks berpotensi kembali mengalami koreksi.
"Jika gagal break resistance tersebut, bisa kembali koreksi cukup dalam,” ujar Fanny dalam riset hariannya.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 1,53%. Tekanan tersebut juga diikuti aksi jual bersih investor asing atau net sell sekitar Rp280 miliar.
Sejumlah saham menjadi sasaran utama aksi jual asing, yakni PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
Untuk perdagangan hari ini, dia memproyeksikan area support IHSG berada di 6.100-6.200, sedangkan resistance berada di 6.300-6.350.
Baca Juga: IHSG Ambruk 1,53% ke 6.267,88, 542 Saham Ikut Tertekan
Baca Juga: Investor Harap-harap Cemas, OJK Ungkap Peluang Saham RI Bertahan di MSCI
Baca Juga: Saham Indonesia Menunggu Vonis MSCI, BEI: Kita Sama-Sama Tunggu
Di tengah peluang IHSG menguji level 6.300, BNI Sekuritas juga menyiapkan sejumlah saham yang dapat dicermati investor dengan strategi speculative buy. Berikut enam saham yang menjadi pilihan:
- INDF: area beli Rp7.225-7.275 per saham, cut loss di bawah Rp7.200 per saham, target Rp7.325-7.450 per saham.
- JPFA: area beli Rp2.200 per saham, cut loss di bawah Rp2.180 per saham, target Rp2.230-2.270 per saham.
- ULTJ: area beli Rp1.480-1.495 per saham, cut loss di bawah Rp1.455 per saham, target Rp1.515-1.545 per saham.
- AMMN: area beli Rp4.200-4.250 per saham, cut loss di bawah Rp4.160 per saham, target Rp4.300-4.400 per saham.
- ELSA: area beli Rp685-695 per saham, cut loss di bawah Rp675 per saham, target Rp710-720 per saham.
- ADRO: area beli Rp2.510-2.530 per saham, cut loss di bawah Rp2.500 per saham, target RP2.550-2.580 per saham.
Dengan demikian, pergerakan IHSG di level 6.300 menjadi perhatian utama investor hari ini.
"Jika berhasil menembus resistance, peluang penguatan lanjutan terbuka. Sebaliknya, kegagalan melewati level tersebut dapat kembali membuka ruang koreksi," ungkap dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: