Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Efek Pidato Prabowo? IHSG Terbang 1,59%, Saham BUMN Ramai Diburu

        Efek Pidato Prabowo? IHSG Terbang 1,59%, Saham BUMN Ramai Diburu Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,59% atau naik 100,12 poin ke level 6.401,89 pada perdagangan Jumat (14/8/2026), bertepatan dengan penyampaian pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI.

        Penguatan tersebut sekaligus membuat kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat menjadi Rp11.243 triliun. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 6.267,41-6.401,89 dengan nilai transaksi mencapai Rp12,43 triliun, volume perdagangan 31,12 miliar saham, dan frekuensi transaksi 1,73 juta kali.

        Sentimen positif terlihat setelah Prabowo memaparkan berbagai capaian ekonomi dan agenda reformasi, mulai dari restrukturisasi BUMN, peningkatan dividen perusahaan pelat merah, proyek hilirisasi, hingga rencana pembiayaan proyek strategis nasional melalui Danantara.

        Data perdagangan menunjukkan sebanyak 354 saham menguat, 277 saham melemah, dan 332 saham bergerak stagnan.

        Saham-saham berkapitalisasi besar masih mendominasi nilai transaksi. Berdasarkan data perdagangan, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencatat nilai transaksi terbesar sebesar Rp871,10 miliar, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp861,37 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp550,61 miliar, PT Timah Tbk (TINS) Rp520,68 miliar, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp369,76 miliar.

        Sementara itu, dari sisi pergerakan harga, saham PT Timah Tbk (TINS) menjadi salah satu emiten yang paling mencuri perhatian dengan kenaikan 4,57% ke level Rp3.890. Penguatan ini terjadi setelah Presiden Prabowo dalam pidatonya menyinggung peningkatan kinerja PT Timah usai penertiban tambang ilegal di Bangka Belitung.

        Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan keuntungan bersih PT Timah pada semester I 2026 melonjak lebih dari delapan kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara valuasi perusahaan disebut meningkat sekitar 280% dibanding Agustus 2025.

        Selain saham pertambangan, sektor-sektor lain juga bergerak di zona hijau. Sektor kesehatan memimpin kenaikan dengan penguatan 3,09%, diikuti properti 2,99%, energi 2,66%, infrastruktur 1,67%, barang baku 1,11%, barang konsumsi primer 1,17%, barang konsumsi nonprimer 1,14%, transportasi 1,14%, teknologi 0,60%, keuangan0,68%, dan industri 0,34%.

        Baca Juga: IHSG Naik 0,56% Usai Pidato Prabowo, Asing Malah Kabur Rp377 Miliar

        Baca Juga: IHSG Melemah Jelang Pidato Prabowo dan Penyampaian RAPBN 2027

        Baca Juga: Usai Anjlok, IHSG Berpotensi Rebound

        Di jajaran saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) melonjak 25%, disusul PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) naik 25%, PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) naik 24,90%, PT Calculus Global Tbk (STAR) naik 22,11%, serta PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menguat 20%.

        Sebaliknya, saham-saham yang mengalami tekanan terbesar (top losers) antara lain PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) yang turun 14,85%, PT Multitrend Indo Tbk (BABY) melemah 14,71%, PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) turun 9,72%, PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) terkoreksi 8,79%, dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH) melemah 8,63%.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: