Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
Persaingan pasar otomotif di Jawa Timur semakin menarik perhatian produsen. Suzuki mencatat kenaikan pangsa pasar di wilayah tersebut dari 7,3 persen pada 2025 menjadi 11,2 persen sepanjang 2026.
Artinya, pangsa pasar Suzuki meningkat 3,9 poin persentase dalam setahun. Kenaikan tersebut menjadi salah satu alasan Suzuki memperkuat kehadirannya di Jawa Timur, termasuk melalui GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026.
Area Manager PT Buana Indomobil Trada (BIT) Agus Henryanto Tan mengatakan kenaikan tersebut menjadi capaian penting bagi Suzuki di pasar Jawa Timur.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, khususnya kepada pelanggan setia Suzuki Jawa Timur. Market share Suzuki Jawa Timur telah meningkat dengan sangat pesat dari 7,3 persen di 2025 menjadi 11,2 persen di 2026,” ujar Agus dalam keterangan resminya.
Jawa Timur sendiri merupakan salah satu pasar otomotif terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo hingga April 2026, provinsi tersebut menyumbang sekitar 9,1 persen terhadap penjualan mobil nasional dan berada di posisi ketiga setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Besarnya pasar tersebut membuat persaingan antarprodusen kendaraan di Jawa Timur cukup ketat. Suzuki pun berupaya mempertahankan momentum pertumbuhan melalui sejumlah model, termasuk kendaraan hybrid.
Baca Juga: iCAR Incar 100 SPK di GIIAS Surabaya, Andalkan V23 dan V27
Baca Juga: Daihatsu Sasar Konsumen Jatim Lewat GIIAS, Penjualan hingga Juni 2026 Naik 14 Persen
Baca Juga: Gara-gara Gagang Pintu Terlalu Canggih, Jutaan Mobil China Terpaksa Kena Recall
Andalkan Model Hybrid
Dalam GIIAS Surabaya 2026 yang berlangsung di Grand City Convex pada 26–30 Agustus, Suzuki menampilkan sejumlah model yang menyasar segmen berbeda.
Tiga model yang menjadi sorotan adalah XL7 New Alpha Hybrid, Fronx SGX Hybrid Kuro, dan Grand Vitara. Suzuki juga menyediakan unit XL7, Fronx, dan Jimny 5-Door untuk dicoba pengunjung melalui area test drive.
Sales 4W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Rendy Anggadiputra mengatakan GIIAS Surabaya menjadi salah satu momentum bagi Suzuki untuk memperkuat posisi di Jawa Timur.
“GIIAS Surabaya 2026 menjadi kesempatan bagi Suzuki untuk memperkuat posisi di Jawa Timur. Tahun ini, kami memajang tiga unit mobil andalan, namun tetap melayani penjualan model lainnya,” kata Rendy.
Selain memamerkan kendaraan, Suzuki bersama jaringan diler resminya, PT United Motors Centre (UMC) dan PT Buana Indomobil Trada (BIT), juga menawarkan sejumlah program penjualan selama pameran.
Namun, bagi Suzuki, kehadiran di GIIAS Surabaya bukan sekadar mengejar transaksi selama lima hari pameran. Pertumbuhan pangsa pasar menjadi indikator bahwa persaingan di Jawa Timur masih menyimpan ruang bagi produsen untuk memperbesar penjualan.
Dengan pangsa pasar yang telah mencapai 11,2 persen, Suzuki kini memiliki tantangan berikutnya untuk mempertahankan pertumbuhan tersebut setelah GIIAS Surabaya berakhir.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dian Ihsan