Sarwendah Gak Mau Transparan, Ruben Onsu Terus Tagih Rincian Nafkah Anak
Kredit Foto: Instagram/ruben_onsu
Persoalan pemenuhan kebutuhan anak kembali menjadi sorotan dalam gugatan hak asuh antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Di tengah proses hukum yang masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, kubu Ruben menyoroti satu hal yang hingga kini disebut belum diterima, yakni rincian nafkah anak.
Presenter Ruben Onsu mengklaim belum mendapatkan perincian mengenai penggunaan kartu kredit maupun biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan anak mereka dari pihak Sarwendah. Bagi kubu Ruben, transparansi tersebut menjadi bagian penting dalam proses gugatan hak asuh yang tengah berjalan.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Tiffany Setiawaty, mengatakan kliennya telah meminta rincian tersebut. Namun, hingga kini dokumen atau penjelasan mengenai penggunaan pengeluaran yang dimaksud disebut belum diterima.
Baca Juga: Jawab Tantangan Ruben Onsu, Sarwendah Pamer Hasil Tes Penyakit Tiga Huruf
"Klien kami kan selalu meminta perinciannya. Perinciannya mana? Sampai sekarang belum (diterima)," kata Tiffany, Rabu (2/9/2026).
Bukan sekadar angka total pengeluaran, pihak Ruben juga ingin mengetahui secara jelas penggunaan biaya tersebut. Tiffany mencontohkan pengeluaran melalui kartu kredit yang dinilai perlu disertai penjelasan mengenai peruntukannya.
"Dari klien kami nggak ada perincian. Perincian itu seperti misalnya kartu kredit atau apa itu, perinciannya pakai untuk apa?" lanjut dia.
Selain rincian penggunaan dana, kubu Ruben juga meminta bukti fisik atas pengeluaran tersebut. Tiffany menyebut resi maupun tanda terima diperlukan untuk memastikan biaya yang dikeluarkan memang digunakan bagi kebutuhan ketiga anak mereka.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Beres: Itu Doa Sarwendah
Meski menuntut adanya transparansi, Tiffany menegaskan Ruben Onsu tidak keberatan menjalankan tanggung jawabnya sebagai orang tua. Terutama untuk kebutuhan yang berkaitan dengan pemeliharaan dan pendidikan anak, Ruben disebut siap memenuhi biaya tersebut.
"Selama itu terkait dengan pemeliharaan anak dan pendidikan anak, klien kami akan bertanggung jawab kok. Pasti akan bertanggung jawab," ujarnya.
Persoalan tersebut kini menjadi salah satu bagian yang disoroti di tengah proses gugatan hak asuh anak Ruben dan Sarwendah. Pihak Ruben berharap proses persidangan nantinya dapat memberikan kejelasan, bukan hanya mengenai hak asuh, tetapi juga pemenuhan kebutuhan serta kesejahteraan anak-anak mereka.
Sidang lanjutan gugatan hak asuh anak tersebut akan kembali digelar pada pekan depan melalui sistem e-Court. Dalam persidangan berikutnya, agenda yang dijadwalkan adalah penyampaian jawaban dari pihak tergugat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: