Sarwendah Ternyata Gunakan Sistem Reimburse untuk Nafkah Anak, Ini Alasannya
Kredit Foto: Instagram/sarwendah29
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan alasan kliennya menggunakan sistem reimburse dalam pemenuhan kebutuhan anak-anaknya dari Ruben Onsu. Menurut Chris, mekanisme tersebut selama ini menjadi pola yang berjalan dalam pembiayaan berbagai kebutuhan anak.
Chris menjelaskan, Sarwendah terlebih dahulu menggunakan uang pribadi untuk memenuhi kebutuhan anak, kemudian mengajukan rincian pengeluaran kepada pihak Ruben Onsu untuk mendapatkan penggantian. Ia mengatakan pengajuan tersebut kemudian dibaca dan diperiksa sebelum biaya dibayarkan.
"Dulu kan pernah saya bilang, audit keuangan prosesnya seperti apa. Karena kita tahu bahwa keuangan yang disampaikan sistemnya reimburse," kata Chris Sam Siwu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).
Menurut Chris, persoalan muncul ketika sejumlah pengeluaran yang sebelumnya diajukan kemudian dipermasalahkan. Ia menegaskan pihak Sarwendah selama ini menerima apabila terdapat biaya tertentu yang dicoret atau tidak disetujui.
"Ya kalau diajukan tapi dicoret yang A tidak boleh, yang B tidak boleh, ya sudah diterima aja sama klien kami. Tapi kan sudah dibaca dan dibayarkan, artinya sebenarnya sudah ada persetujuan, ya," ujarnya.
Chris menekankan, uang yang diajukan melalui sistem reimburse tersebut bukan untuk kepentingan pribadi Sarwendah. Ia menyebut biaya tersebut berkaitan dengan kebutuhan pemeliharaan dan pendidikan anak-anak.
"Dan angka-angka itu sebenarnya angka-angka untuk pemeliharaan dan pendidikan anak, bukan hanya nafkah tok. Kalau nafkah tok, di-framing lagi seakan-akan, 'Ih besar sekali untuk Sarwendah', padahal tidak ada yang didapat untuk Sarwendah untuk kepentingan pribadi, semua untuk kebutuhan anak," bebernya.
Chris kemudian menyinggung sejumlah pengeluaran, termasuk biaya yang disebut berkaitan dengan sarang burung, yang menurutnya telah diajukan, dibaca, dan kemudian dibayarkan oleh pihak Ruben Onsu. Karena itu, ia mempertanyakan apabila pengeluaran yang sebelumnya telah dibayar tersebut kembali dipermasalahkan di kemudian hari.
Baca Juga: 8 Bulan Tak Dapat Nafkah dari Ruben Onsu, Sarwendah Klaim Biayai Anak Sendiri
"Mungkin ada pilihan-pilihan seperti dibilang ada sarang burung, ada segala macam, itu kan sudah diajukan, dilihat, dibaca, lalu ditransfer, artinya kan sudah setuju gitu lo," ungkap Chris.
Ia meminta persoalan tersebut dilihat secara adil karena pembayaran dilakukan setelah rincian pengeluaran diajukan dan diketahui oleh pihak Ruben Onsu. "Padahal kan dia sudah lihat, sudah baca, dan sudah disetujui, ditransfer, nah itu yang kita bilang fair-lah," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: