Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dipecat Mendadak, Eks Wamen Pernah Ingatkan Purbaya Bakal Angkat Koper ke KPK

        Dipecat Mendadak, Eks Wamen Pernah Ingatkan Purbaya Bakal Angkat Koper ke KPK Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pernyataan lama Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel soal Purbaya Yudhi Sadewa kembali ramai diperbincangkan. Jejak digital mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan itu muncul lagi setelah Purbaya secara mengejutkan dicopot dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu).

        Pernyataan tersebut bukan disampaikan baru-baru ini. Noel mengucapkannya dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 9 Februari 2026 lalu.

        Dalam pernyataan yang kembali ramai di media sosial, Noel pernah mengingatkan Purbaya bahwa informasi yang dimilikinya mengenai sang menteri disebut tinggal menunggu waktu untuk terbukti.

        Baca Juga: Anak Purbaya Spill Alasan Bapaknya Dipecat, Ada yang Ancam Presiden?

        "Saya mau mengingatkan kepada Bapak Purbaya, artinya semakin terbukti bahwa informasi a1 saya tinggal sejengkal lagi Pak Purbaya," kata Noel Ebenezer.

        Pernyataan Noel kemudian berlanjut dengan kalimat yang kini kembali menjadi sorotan setelah Purbaya kehilangan kursi Menkeu.

        "Apalagi kemarin, KPK bilang saya angkat topi ke Pak Purbaya, lama-lama Pak Purbaya akan angkat koper dari rumahnya untuk ke KPK dan itu pesannya," sambung dia.

        Noel saat itu juga meminta Purbaya berhati-hati dalam menjalankan tugasnya. Ia menilai kebijakan yang dijalankan Purbaya berpotensi mengganggu kepentingan sejumlah elite.

        Baca Juga: Raja Juli Aman, Purbaya Ditendang, Anak Eks Menkeu: Tau Lah Siapa Mafianya

        "Makanya saya mau bilang hati-hati Pak Purbaya karena beliau memiliki kebijakan yang luar biasa bagus tetapi banyak elit akan terganggu," ujarnya.

        Menurut Noel, terdapat banyak pemain liar yang merasa terganggu dengan kebijakan Purbaya. Ia kemudian menyinggung persoalan hukum yang menurutnya dapat dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

        "Banyak sekali pemain-pemain liar di Republik ini dengan kebijakan Pak Purbaya. Mereka sangat terganggu dan ingat hukum di Republik ini bisa dibeli apalagi yang namanya saya mau bikin komisi penitipan kasus," lanjutnya.

        Noel bahkan menggambarkan dugaan adanya permainan kasus yang dapat digunakan untuk kepentingan tertentu, termasuk bisnis.

        "Jadi, komisi penitipan kasus ini datang ke tempat saya titip kasusnya apa. Nah, kawan-kawan tahu kan akan kita lakukan operasi tipu-tipu," tambahnya.

        Kini, sekitar tujuh bulan setelah pernyataan tersebut disampaikan, Purbaya dicopot secara mendadak. Pencopotan Purbaya sendiri berlangsung mengejutkan. Pada Senin siang, Purbaya masih menjalankan rapat.

        Purbaya disebut menerima telepon dari Presiden Prabowo Subianto ketika sedang mengikuti rapat kerja dengan Komite IV DPD di Jakarta. Tak lama setelah itu, posisi Menteri Keuangan berpindah kepada Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: