Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        MUF Wanti-wanti Soal DP 0 Persen Motor Listrik

        MUF Wanti-wanti Soal DP 0 Persen Motor Listrik Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Mandiri Utama Finance (MUF) menilai skema uang muka (DP) 0 persen untuk pembelian motor listrik dapat memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan tanpa otomatis meningkatkan risiko kredit bermasalah atau non-performing loan(NPL).

        Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko MUF Reza Adriansyah mengatakan penerapan skema tersebut tetap perlu disertai asesmen kredit dan manajemen risiko yang memadai. Perusahaan pembiayaan juga perlu mempertimbangkan profil serta kemampuan bayar konsumen.

        “Skema DP 0% dapat mempermudah akses masyarakat terhadap pembiayaan motor listrik. Namun, skema tersebut tidak serta-merta meningkatkan NPL, sepanjang penerapannya tetap didukung asesmen kredit dan manajemen risiko yang memadai. Perusahaan pembiayaan tetap perlu mempertimbangkan profil dan kemampuan bayar konsumen,” ujar Reza kepada Warta Ekonomi, Senin (21/9/2026).

        Menurut Reza, Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) menjadi salah satu pasar yang menarik bagi perusahaan pembiayaan karena berpotensi mendorong inovasi pembiayaan seiring dengan upaya memperluas penggunaan kendaraan listrik di masyarakat.

        “MUF melihat Molinas sebagai pasar yang menarik dan memiliki potensi untuk mendorong inovasi pembiayaan. Tantangannya adalah bagaimana mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang baik,” katanya.

        Reza mengatakan skema DP yang lebih terjangkau dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat beralih ke motor listrik. Namun, pembiayaan kendaraan listrik juga perlu didukung penguatan ekosistem secara menyeluruh.

        “MUF melihat prospek pembiayaan kendaraan listrik ke depan akan tetap positif. Skema DP yang lebih terjangkau tentunya dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong percepatan adopsi motor listrik di masyarakat. Namun, hal ini perlu didukung oleh penguatan ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh, termasuk perusahaan pembiayaan, asuransi, perbankan, serta infrastruktur pendukung,” jelas Reza.

        Baca Juga: Subsidi Pembiayaan Molinas Saja Tak Cukup, NPL Multifinance Terancam Bisa Memburuk

        Baca Juga: INDEF Ingatkan Baterai NMC Bisa Bikin Harga MOLINAS Mahal

        Pemerintah sebelumnya menyiapkan MOLINAS sebagai bagian dari upaya mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan MOLINAS di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (13/8/2026).

        Dalam skema tersebut, pemerintah juga menyiapkan kebijakan penurunan bunga kredit hingga penghapusan uang muka pembelian motor listrik nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: