Terkuak Masa Depan Dinasti Jokowi! Budi Arie Punya Keyakinan Soal Nasib Gibran dan Kaesang di 2029
Kredit Foto: Setneg
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi kembali membahas masa depan politik dua putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Menurut Budi Arie, Gibran dan Kaesang kini menempuh jalur politik yang berbeda. Gibran berada di jalur eksekutif sebagai wakil presiden, sedangkan Kaesang membangun karier melalui partai politik dan jalur legislatif.
“Gibran itu anak pertama, anak emasnya Pak Jokowi,” kata Budi Arie dalam podcast Hendri Satrio Official, dikutip Selasa (22/9/2026).
Budi Arie menilai perbedaan posisi tersebut merupakan bagian dari dinamika politik. Ia bahkan menyebut keberadaan anggota keluarga di cabang kekuasaan berbeda dapat memperkuat demokrasi.
“Kalau satu di eksekutif, satu di legislatif, itu kan memperkuat demokrasi,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai peta politik menuju Pilpres 2029, Budi Arie menilai belum ada konfigurasi yang bisa dipastikan. Menurut dia, masih banyak faktor yang dapat mengubah arah politik dalam tiga tahun ke depan.
“Politik itu art of possibility. Kartunya masih dikocok, belum dibagi,” kata Budi Arie.
Meski menganggap peta politik masih cair, Budi Arie secara terbuka menyampaikan harapannya agar pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dapat berlanjut hingga dua periode.
“Kita mengharapkan dua periode Pak Prabowo-Gibran,” ujarnya.
Budi Arie juga menyinggung kemungkinan posisi politik Gibran dan Kaesang setelah Pemilu 2029. Ia memberikan contoh bahwa apabila Gibran kembali terpilih sebagai wakil presiden, menurut pandangan pribadinya, Kaesang tidak berada pada posisi untuk masuk kabinet sebagai menteri.
Namun, Budi Arie menegaskan pandangan tersebut bukan keputusan politik yang telah ditetapkan. Konfigurasi pemerintahan maupun pasangan calon 2029 masih dapat berubah mengikuti perkembangan politik dan hasil Pemilu.
Budi Arie juga menepis isu yang mengaitkan dirinya dengan kemungkinan menjadi calon wakil presiden Gibran pada masa mendatang.
“Saya enggak mimpi itu. Jangan bikin gosip,” kata dia.
Baca Juga: Denny Indrayana Ditantang 'Jangan Setengah-setengah' Ajukan Gugatan di MK: Prabowo-Gibran Satu Paket
Ia menilai seluruh kemungkinan politik masih terbuka, termasuk bagi Gibran, Kaesang maupun tokoh lainnya. Karena itu, berbagai spekulasi mengenai pasangan maupun pembagian posisi politik pada 2029 belum dapat dianggap sebagai keputusan resmi.
Budi Arie menempatkan dinamika tersebut sebagai proses politik yang masih panjang. Menurutnya, perkembangan pemerintahan, kekuatan partai, serta respons masyarakat akan ikut menentukan konfigurasi politik menjelang Pilpres 2029.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: