Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Green SM Mulai Operasikan Ojol Listrik, Asosiasi Ingatkan Jangan Perang Tarif

        Green SM Mulai Operasikan Ojol Listrik, Asosiasi Ingatkan Jangan Perang Tarif Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Green SM mulai memperluas bisnis ride-hailing di Indonesia dengan mengoperasikan layanan ojek online (ojol) berbasis kendaraan listrik. Setelah sebelumnya menghadirkan layanan taksi listrik, perusahaan asal Vietnam tersebut kini mulai menjalankan Green SM Bike di sejumlah wilayah Jakarta.

        Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Igun Wicaksono, menilai kehadiran Green SM Bike dapat memberikan dampak positif terhadap industri ride-hailing roda dua di Indonesia, selama persaingan berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

        "Pada prinsipnya, kami melihat hadirnya Green SM Bike sebagai pemain baru dalam industri ride-hailing roda dua di Indonesia dapat memberikan dampak positif, sepanjang kompetisi yang dibangun adalah kompetisi yang sehat dan berkelanjutan," ujar Igun, dikutip Jumat (25/9/2026).

        Menurutnya, masuknya pemain baru dapat memperluas pilihan layanan bagi masyarakat. Sementara bagi pengemudi, bertambahnya platform ride-hailing berpotensi membuka alternatif sumber penghasilan sekaligus memberikan lebih banyak pilihan dalam menentukan platform untuk bekerja.

        Green SM juga menawarkan diferensiasi melalui penggunaan kendaraan listrik dalam operasionalnya. Model tersebut dinilai menarik di tengah transformasi transportasi digital dan upaya mendorong mobilitas rendah emisi di Indonesia.

        "Apalagi Green SM membawa diferensiasi berupa ekosistem kendaraan listrik, yang menurut kami menarik untuk dicermati dalam konteks transformasi transportasi digital dan transisi menuju mobilitas rendah emisi di Indonesia," kata Igun.

        Meski demikian, Garda Indonesia mengingatkan agar kehadiran pemain baru tidak memicu perang tarif di industri ride-hailing. Persaingan tarif yang terlalu agresif dinilai berpotensi menekan pendapatan pengemudi.

        Menurut Igun, kompetisi antarpelaku usaha seharusnya diarahkan pada peningkatan kualitas layanan, keselamatan, pemanfaatan teknologi, efisiensi, transparansi sistem, hingga kesejahteraan pengemudi.

        "Persaingan seharusnya diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan, keselamatan, teknologi, efisiensi, transparansi sistem, serta kesejahteraan pengemudi, bukan berlomba menurunkan tarif perjalanan sampai pada tingkat yang akhirnya menekan pendapatan pengemudi," ujarnya.

        Garda Indonesia juga akan mencermati perkembangan model bisnis Green SM Bike di Indonesia. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian antara lain struktur tarif, pola kemitraan, pembagian hasil, biaya atau kewajiban yang dibebankan kepada pengemudi, sistem insentif, skema penggunaan kendaraan, serta dampaknya terhadap pendapatan bersih mitra pengemudi.

        "Prinsip kami sederhana: inovasi dan kompetisi boleh berkembang, tetapi jangan menjadikan kesejahteraan pengemudi sebagai variabel yang dikorbankan untuk memenangkan pasar," tegas Igun.

        Baca Juga: Green SM Buka Peluang Penghasilan bagi Pengemudi Ride-Hailing melalui Layanan Motor Listrik

        Green SM Bike sendiri mulai beroperasi di Jakarta pada 16 September 2026. Kepastian tersebut sebelumnya disampaikan CEO VGreen, Edison Mai, yang juga sempat mencoba langsung layanan tersebut untuk berkeliling Jakarta.

        Dalam unggahan di akun Instagram resmi Green SM diumumkan bahwa layanan Green SM Bike untuk sementara tersedia di sejumlah area di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat.

        "Green SM Bike kini hadir untuk semua agenda serumu. Sat set dan pasti on budget. Saat ini, tersedia di area tertentu di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat," tulis Green SM.

        Perusahaan juga membuka peluang memperluas jangkauan layanan Green SM Bike ke wilayah lain di Indonesia. Namun, Green SM belum mengungkapkan secara terperinci daerah maupun jadwal ekspansi berikutnya.

        "Namun, tidak menutup kemungkinan Green SM akan ekspansi ke wilayah lainnya di Indonesia," tulis perusahaan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Istihanah

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: