Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Salah Menebak Jokowi, Begini Andi Widjajanto Ungkap Skenario Awal Gibran pada Pemilu 2024

        Salah Menebak Jokowi, Begini Andi Widjajanto Ungkap Skenario Awal Gibran pada Pemilu 2024 Kredit Foto: ChatGPT/Belinda Safitri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Keputusan Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 disebut mengubah skenario politik yang telah disiapkan bertahun-tahun sebelumnya.

        Mantan Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto, mengungkap bahwa Gibran sebelumnya diproyeksikan untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Tengah.

        Hal itu disampaikan Andi dalam perbincangan bersama Mahfud MD di kanal YouTube Mahfud MD Official. Menurut dia, skenario tersebut telah disusun sejak 2020, ketika posisi Presiden Joko Widodo masih diasumsikan berada dalam barisan PDIP.

        "Jawa Tengah tidak perlu kita pikirkan karena keberadaan Pak Jokowi di sana waktu itu pikirannya masih PDIP, masih menarik. Makanya Pak Gibran disiapkan menjadi Gubernur Jawa Tengah," beber Andi.

        Dalam skenario tersebut, Gibran yang saat itu menjabat sebagai Wali Kota Surakarta akan menggunakan momentum Pilpres 2024 untuk berkampanye memenangkan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah.

        Aktivitas tersebut sekaligus dirancang sebagai persiapan menuju Pilkada Jawa Tengah pada November 2024. Setelah terpilih, karier politik Gibran kemudian akan dievaluasi selama lima tahun sebelum menentukan langkah berikutnya menuju 2029.

        Namun, skenario tersebut berubah pada 2023 setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai batas usia calon presiden dan wakil presiden.

        Andi mengatakan perubahan tersebut membuat perencanaan yang telah disusun sejak 2020 tidak lagi berjalan.

        "Itu terbongkar semua, dan itu sesuatu yang sudah dipersiapkan dari 2020. Terus tiba-tiba di 2023 patah semua. Patah semua dan enggak siap untuk menggantikan itu," ungkapnya.

        Baca Juga: SPPG Sudah Disuspend, Gibran Tetap Minta Investigasi Keracunan MBG Batang Dituntaskan

        Menurut Andi, perubahan tersebut juga diikuti pergerakan mesin politik yang berada di luar prediksi timnya. Kondisi itu membuat skenario awal untuk Gibran di Jawa Tengah tidak lagi dapat dijalankan.

        PDIP kemudian harus menyusun strategi baru untuk menghadapi Pilkada Jawa Tengah. Dalam uraian Andi, perubahan tersebut berujung pada pencalonan Andika Perkasa pada Pilkada Jawa Tengah.

        Pernyataan Andi menggambarkan perubahan rencana politik yang terjadi setelah dinamika pencalonan Gibran pada Pilpres 2024. Skenario yang sebelumnya diarahkan ke Jawa Tengah akhirnya berubah setelah konstelasi politik nasional mengalami pergeseran pada 2023.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: