Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ada Bingkai Foto Koruptor di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Alasannya Bikin Bingung

        Ada Bingkai Foto Koruptor di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Alasannya Bikin Bingung Kredit Foto: Antara/Fath Putra Mulya
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Keberadaan foto terpidana kasus korupsi Jimmy Masrin di salah satu fasilitas mewah Lapas Kelas IIA Cibinong kembali menjadi sorotan. Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Mashudi kemudian memberikan klarifikasi mengenai asal-usul bingkai foto tersebut. 

        Menurutnya, foto Jimmy Masrin bukan sengaja ditempatkan di fasilitas tersebut, melainkan merupakan barang yang sebelumnya diamankan dalam kegiatan razia keamanan.

        "Bingkai foto atas nama warga binaan Jimmy Masrin merupakan barang yang sebelumnya diamankan dalam kegiatan razia keamanan," ungkap Mashudi dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XIII DPR RI, Senin (28/9/2026).

        Baca Juga: Dirjen PAS Ogah Mundur Usai Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong: Saya Masih Sanggup

        Penjelasan itu disampaikan Mashudi saat memaparkan hasil sementara pemeriksaan tim gabungan terhadap temuan fasilitas mewah di kawasan Lapas Cibinong.

        Adapun fasilitas yang disorot Ombudsman RI tersebut diklaim sebagai rumah dinas atau mes pegawai. Mashudi menyebut terdapat 16 unit bangunan di kawasan tersebut.

        Dalam kesempatan yang sama, mantan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto turut memberikan keterangan mengenai lokasi foto Jimmy Masrin. Ia menekankan bahwa foto tersebut berada di rumah Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Cibinong.

        Persoalan kemudian bergulir ketika anggota DPR mencari Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban yang disebut sebagai pemilik rumah tersebut. Sosok yang dimaksud ternyata tidak hadir dalam rapat Komisi XIII DPR.

        Baca Juga: Fasilitas Mewah Hilang, Eks Kalapas Cibinong Kena Semprot DPR: Bapak Jangan Bohong

        Wisnu mengeklaim bawahannya itu sedang sakit demam. Namun, dia tidak menyertakan surat sakit untuk mendukung alasan tersebut.

        Anggota Komisi XIII DPR Fraksi PKS Yanuar Arif Wibowo pun mempertanyakan kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa pejabat yang dipanggil Komisi XIII seharusnya hadir untuk memberikan penjelasan mengenai persoalan yang sedang menjadi sorotan.

        "Pak Kalapas, jangankan Kasi, Menteri kalau diundang di Komisi XIII wajib hadir, Pak, kecuali Menteri dipanggil Presiden, baru bisa izin. Ini urusan penting. Ya. Jadi jangan main-main, Pak, dengan publik," kata Yanuar. 

        "Jangan main-main dengan pengawasan. Di sini ditulis ada yang mengaku punya sofa, punya ini, punya ini. Ya. Bagaimana cerita figuranya Jimmy Masrin itu bisa ada dalam ruang rumah dinas?" lanjutnya. 

        Yanuar kemudian meminta Wisnu tidak terus menutupi persoalan dengan penjelasan yang menurutnya justru menimbulkan pertanyaan baru. Ia juga menyoroti tidak adanya CCTV di klaster mewah tersebut.

        Menurut Yanuar, kondisi itu menjadi janggal mengingat Wisnu telah tiga tahun bertugas di Lapas Cibinong. Ia menilai pemasangan CCTV semestinya dapat diusulkan melalui anggaran yang tersedia.

        "Aneh, Anda tiga tahun di sana, ada tiga periodik anggaran, Anda tidak mengajukan untuk pemasangan CCTV. Kan konyol namanya ini," tegas Yanuar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: