Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        iPhone Duo Belum Dijual, Galaxy Z Fold 8 Sudah Kena Efeknya

        iPhone Duo Belum Dijual, Galaxy Z Fold 8 Sudah Kena Efeknya Kredit Foto: Apple
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Apple memang bukan pemain pertama di pasar ponsel lipat. Namun, kehadiran iPhone Duo sebagai perangkat foldablepertama Apple mulai menarik perhatian terhadap segmen yang selama ini lebih banyak diisi Samsung dan produsen Android lainnya.

        iPhone Duo baru akan tersedia di pasar pada bulan depan. Meski belum resmi dijual, perangkat tersebut telah meningkatkan perhatian terhadap kategori ponsel lipat secara keseluruhan.

        Samsung lebih dulu bermain di segmen ini sejak meluncurkan Galaxy Fold generasi pertama pada 2019. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut kini menjadi salah satu pemain utama melalui lini Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip.

        Melansir Engadget, Selasa (29/9/2026), masuknya Apple berpotensi memperluas pasar ponsel lipat yang hingga kini masih menjadi ceruk kecil dibandingkan pasar smartphone secara keseluruhan.

        Berdasarkan estimasi International Data Corporation (IDC), pengiriman ponsel lipat secara global mencapai sekitar 20,6 juta unit pada 2025. Angka tersebut masih jauh di bawah total pengiriman smartphone global yang mencapai sekitar 1,25 miliar unit pada periode yang sama.

        Galaxy Z Fold 8 Ikut Dilirik

        Efek kehadiran iPhone Duo disebut mulai terasa pada Samsung. Sejumlah laporan menyebut permintaan terhadap Galaxy Z Fold 8 meningkat setelah Apple memperkenalkan perangkat lipat pertamanya.

        Perhatian terhadap iPhone Duo dinilai dapat mendorong konsumen yang sebelumnya belum mempertimbangkan ponsel lipat untuk mulai melihat kategori tersebut. Sebagian konsumen juga dapat memilih perangkat Samsung sebelum iPhone Duo resmi tersedia.

        Samsung disebut telah menyadari perubahan perhatian terhadap segmen tersebut. Di sejumlah pasar, perusahaan juga menurunkan harga beberapa produk ponsel lipatnya.

        Persaingan yang semakin ketat juga memperluas pilihan produk bagi konsumen. Samsung telah memiliki sejumlah model dengan desain dan rentang harga berbeda, mulai dari Galaxy Z Flip7 FE hingga Galaxy Z Fold 8 Ultra yang menyasar segmen premium.

        Dengan bertambahnya pemain, persaingan di pasar foldable juga dapat mendorong produsen menawarkan variasi harga dan perangkat yang lebih beragam.

        Apple Bawa Pendekatan Berbeda

        Selain persaingan produk, masuknya Apple berpotensi memengaruhi pengembangan teknologi dan pengalaman penggunaan ponsel lipat.

        Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah bekas lipatan pada layar. iPhone Duo masih memiliki bekas lipatan pada panel, tetapi tampilannya disebut lebih samar. Apple menggunakan lapisan nano-texture matte yang membuat area lipatan terlihat lebih minim.

        Pendekatan tersebut dapat menjadi referensi bagi produsen lain dalam mengembangkan teknologi layar lipat. Produsen Android dapat mengembangkan pendekatan serupa untuk mengurangi tampilan bekas lipatan pada layar.

        Apple juga merancang antarmuka iOS agar menyesuaikan dengan berbagai posisi penggunaan iPhone Duo, baik ketika perangkat dilipat, dibuka penuh, maupun berada dalam posisi setengah terbuka.

        Baca Juga: Apple Andalkan Ceramic Shield 2, Pengguna Tak Perlu Tempered Glass?

        Baca Juga: iPhone 18 Pro dan Duo Segera Masuk Indonesia? Ini Bocoran Jadwalnya

        Baca Juga: Apple Kena Getah Krisis Memori, Harga iPhone Terancam Naik pada 2027

        Pendekatan tersebut membedakan iPhone Duo dari sejumlah perangkat foldable yang menggunakan antarmuka dasar yang sama dan kemudian menyesuaikannya dengan ukuran layar berbeda.

        Pengembang Android bahkan dilaporkan mulai membuat animasi buka-tutup yang menyerupai pendekatan pada iPhone Duo.

        Kehadiran Apple dengan demikian menambah pemain besar di segmen ponsel lipat sekaligus membuka persaingan pada aspek desain, teknologi layar, perangkat lunak, pilihan produk, dan harga.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: