Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perbarui Infrastruktur Private Cloud, CMTG Tingkatkan Performa VDI dengan Server Lenovo dan Prosesor AMD EPYC

        Perbarui Infrastruktur Private Cloud, CMTG Tingkatkan Performa VDI dengan Server Lenovo dan Prosesor AMD EPYC Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Penyedia infrastruktur teknologi informasi (TI) asal Perth, Australia, CMTG, memperbarui infrastruktur private cloud untuk meningkatkan performa layanan sekaligus mempersiapkan kebutuhan komputasi yang lebih kompleks, termasuk adopsi artificial intelligence (AI).

        Perusahaan yang berdiri sejak 1998 tersebut menyediakan layanan infrastruktur TI, penyimpanan data, hosting aplikasi berkinerja tinggi, private cloud, hingga dukungan berkelanjutan. Salah satu layanan utamanya adalah private cloud yang digunakan untuk mendukung virtual machine, pencadangan data, dan Virtual Desktop Infrastructure (VDI).

        Seiring meningkatnya kebutuhan pelanggan, infrastruktur yang sebelumnya menggunakan server Lenovo dengan virtualisasi VMware dan Citrix mulai mendekati akhir masa pakainya. CMTG juga menghadapi persaingan dari layanan cloud lain, termasuk Microsoft Azure Virtual Desktop.

        CMTG kemudian memperbarui infrastrukturnya dengan server Lenovo ThinkSystem SR675 V3 yang menggunakan prosesor AMD EPYC 9475F. Pemilihan perangkat dilakukan setelah perusahaan mengevaluasi sejumlah pilihan yang tersedia di pasar.

        Server tersebut digunakan untuk mendukung beban kerja yang membutuhkan kemampuan grafis tinggi. Sementara itu, Lenovo XClarity Pro digunakan untuk membantu proses penerapan dan migrasi infrastruktur.

        Migrasi dilakukan dalam waktu semalam tanpa mengganggu layanan yang diterima pelanggan.

        “Lenovo sangat membantu kami dalam proses panjang ini. Mereka adalah vendor paling responsif yang pernah bekerja sama dengan kami; selain itu, perangkat manajemen XClarity sangat berguna, mudah diterapkan, dan efektif dalam memberikan wawasan penting mengenai infrastruktur kami,” ujar Stephen Doney, Client & Vendor Relationship Manager CMTG, dikutip Selasa (29/9/2026).

        Setelah infrastruktur baru diterapkan, CMTG meningkatkan kapasitas private cloud sekaligus mengoptimalkan layanan virtual desktop. Peningkatan tersebut terutama dirasakan oleh pelanggan yang menjalankan aplikasi computer-aided design (CAD) melalui platform VDI.

        Penggunaan prosesor dengan kecepatan clock yang lebih tinggi membuat aplikasi dengan kebutuhan grafis intensif dapat berjalan lebih lancar. Dalam pengujian menggunakan Citrix Windows 11 VDI, CMTG mencatat performa stabil 60 frame per second (FPS), yang merupakan batas atas yang diizinkan platform Citrix.

        Perubahan tersebut juga dirasakan dalam penggunaan sehari-hari. CMTG menerima laporan dari pelanggan mengenai waktu eksekusi aplikasi yang lebih cepat. Salah satu peningkatan yang disebut perusahaan adalah proses pembuatan laporan dari server SQL yang berlangsung hingga tiga kali lebih cepat.

        “Beralih ke server Lenovo ThinkSystem SR675 V3 bertenaga prosesor AMD EPYC memberikan perbedaan performa yang sangat drastis, bagaikan bumi dan langit, baik bagi kami maupun pelanggan kami,” kata Carl Filpo, Managing Director CMTG, dikutip Selasa (29/9/2026).

        Menurut Filpo, setelah migrasi selesai, salah satu pelanggan menghubungi perusahaan dan melaporkan bahwa aplikasi yang digunakan menjadi lebih cepat. Ia juga menyebut terdapat pelanggan yang mengalami pemangkasan waktu pembuatan laporan tertentu dari beberapa menit menjadi beberapa detik.

        Selain peningkatan performa, CMTG menyebut infrastruktur baru membantu penggunaan sumber daya menjadi lebih efisien. Technical Sales Manager CMTG Nick Hughes mengatakan perusahaan tidak mengalami tumpang tindih penggunaan sumber daya pada core CPU meskipun sempat menerapkan rasio penggunaan 2:1 ketika menyiapkan lingkungan sistem.

        “Kami tidak mengalami tumpang tindih sumber daya pada core CPU; bahkan saat kami menyiapkan lingkungan sistem, sempat terjadi rasio penggunaan 2:1 namun sama sekali tidak berdampak pada performa,” ujar Nick.

        Dari sisi pembiayaan, CMTG menggunakan model pembiayaan dari Lenovo Global Financial Services (LGFS). Skema tersebut digunakan untuk menyesuaikan investasi infrastruktur dengan kebutuhan bisnis perusahaan.

        CMTG sendiri telah menggunakan perangkat keras Lenovo selama bertahun-tahun dan berstatus sebagai Lenovo Gold Partner. Menurut Stephen Doney, keandalan perangkat serta dukungan purnajual menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam melanjutkan penggunaan infrastruktur Lenovo.

        Sementara itu, pemilihan prosesor AMD EPYC dilakukan setelah CMTG mengevaluasi sejumlah pilihan prosesor. Rekomendasi dari Citrix menjadi salah satu pertimbangan karena platform tersebut juga menggunakan AMD.

        “Faktor pendorong utama beralih ke prosesor AMD EPYC adalah rekomendasi dari Citrix, yang menggunakan AMD untuk menjalankan platform mereka sendiri,” kata Filpo.

        Dengan infrastruktur private cloud yang baru, CMTG menyiapkan fondasi untuk mengembangkan layanan berikutnya. Perusahaan berencana memanfaatkan arsitektur tersebut untuk mendukung adopsi AI melalui lingkungan komputasi yang aman dan berbasis di Australia.

        Modernisasi ini menjadi bagian dari strategi CMTG untuk meningkatkan performa layanan, menggunakan sumber daya infrastruktur secara lebih efisien, serta menyiapkan kapasitas komputasi yang dapat mengikuti perkembangan kebutuhan pelanggan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: