Lenovo Chromebook Plus i 15 Inci, Spesifikasi dan Prediksi Masuk Indonesia
Kredit Foto: Lenovo
Lenovo memperkenalkan Chromebook Plus i 15 inci sebagai bagian dari perluasan lini ChromeOS dalam pameran CES 2026.
Perangkat ini menjadi salah satu upaya Lenovo untuk mengisi segmen Chromebook berlayar besar yang selama ini relatif terbatas di pasar global.
Berbeda dari mayoritas Chromebook berukuran ringkas, model ini secara khusus dirancang dengan panel 15 inci sebagai nilai diferensiasi utama.
Pendekatan tersebut menempatkan Chromebook Plus i sebagai perangkat yang tidak hanya fokus pada portabilitas, tetapi juga pada kenyamanan visual jangka panjang.
Lenovo memposisikan produk ini untuk kebutuhan pendidikan, pekerjaan kantor ringan, serta penggunaan harian berbasis komputasi awan.
Segmentasi ini sejalan dengan karakter ChromeOS yang mengutamakan ekosistem web dan aplikasi produktivitas Google.
Pada sektor tampilan, Lenovo membekali perangkat ini dengan layar 15 inci beresolusi 2K berteknologi IPS.
Resolusi tinggi pada bentang layar besar memberikan ruang kerja lebih luas untuk pengolahan dokumen, spreadsheet, dan multitasking dasar.
Kombinasi ini juga meningkatkan kenyamanan saat digunakan untuk konsumsi konten visual dan pembelajaran jarak jauh.
Dari sisi performa, Lenovo memilih prosesor Intel Core i3 sebagai jantung komputasi utama.
Prosesor ini ditujukan untuk menangani beban kerja ringan hingga menengah yang menjadi karakter utama ChromeOS.
Aktivitas seperti pengetikan dokumen, pengelolaan email, konferensi video, dan browsing intensif menjadi skenario penggunaan utama.
Pendekatan tersebut menegaskan bahwa Chromebook Plus i tidak dirancang untuk komputasi berat atau pekerjaan grafis kompleks.
Pada aspek daya, Lenovo mengklaim perangkat ini mampu bertahan hingga sekitar 11 jam dalam satu kali pengisian.
Daya tahan baterai panjang menjadi salah satu faktor kunci bagi segmen pelajar dan pekerja mobile.
Kapasitas ini memungkinkan penggunaan sepanjang hari tanpa ketergantungan tinggi pada sumber listrik.
Untuk meningkatkan pengalaman multimedia, Lenovo menyematkan sistem audio yang telah melalui proses tuning oleh Waves.
Penyempurnaan audio ini menjadi pembeda dibanding Chromebook kelas dasar yang umumnya memiliki kualitas suara standar.
Keyboard dilengkapi dengan full numpad untuk mendukung aktivitas input numerik.
Touchpad berukuran besar dirancang untuk meningkatkan presisi navigasi dalam penggunaan jangka panjang.
Fitur fingerprint reader disertakan sebagai lapisan keamanan tambahan untuk akses cepat ke sistem.
Kamera depan 5 megapiksel dilengkapi penutup privasi fisik untuk menjaga keamanan visual pengguna.
Dari sisi ketahanan fisik, Lenovo melengkapi perangkat ini dengan sertifikasi MIL-STD-810H.
Sertifikasi tersebut menunjukkan perangkat telah melewati pengujian standar militer terhadap guncangan dan benturan ringan.
Pendekatan ini relevan untuk penggunaan intensif di lingkungan sekolah dan institusi pendidikan.
Lenovo juga mulai menyematkan integrasi Google AI pada lini Chromebook Plus generasi terbaru.
Fitur berbasis kecerdasan buatan ini ditujukan untuk membantu pencarian informasi, pengelolaan tugas, dan efisiensi kerja.
Integrasi AI menjadi salah satu arah baru pengembangan ekosistem ChromeOS.
Dari sisi target pengguna, Lenovo secara jelas menyasar pelajar dan mahasiswa sebagai pasar utama.
Kebutuhan aplikasi berbasis web di sektor pendidikan terus menunjukkan tren peningkatan.
Pekerja kantoran ringan juga menjadi sasaran karena dominasi layanan Google Workspace di lingkungan kerja modern.
Pengguna hiburan harian memperoleh keuntungan dari kombinasi layar besar dan kualitas audio yang lebih baik.
Kombinasi fitur ini menempatkan Chromebook Plus i di atas segmen Chromebook entry-level.
Secara global, Lenovo menyebut perangkat ini akan mulai tersedia pada kuartal II 2026.
Harga awal diperkirakan berada di kisaran US$469,99 di pasar internasional.
Kisaran harga tersebut menempatkannya pada segmen menengah Chromebook.
Hingga Januari 2026, Lenovo belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran untuk pasar Indonesia.
Namun pola distribusi Lenovo menunjukkan produk CES biasanya masuk dalam rentang beberapa bulan.
Segmen pendidikan dan pengguna umum menjadi target utama distribusi regional.
Berdasarkan tren sebelumnya, peluncuran Indonesia berpotensi terjadi antara Mei hingga Juli 2026.
Waktu rilis akan sangat bergantung pada kesiapan regulasi dan strategi pemasaran lokal.
Pasar Indonesia dinilai relevan karena adopsi Chromebook di sektor pendidikan terus meningkat.
Program digitalisasi sekolah mendorong permintaan perangkat berbasis ChromeOS.
Layar besar 15 inci masih relatif jarang di segmen Chromebook domestik.
Ruang kerja visual yang lebih luas menjadi nilai tambah signifikan.
Integrasi AI mulai menjadi kebutuhan baru bagi pelajar dan pekerja muda.
Durabilitas tinggi relevan untuk penggunaan mobile dalam jangka panjang.
Harga yang kompetitif meningkatkan daya saing dibanding laptop Windows kelas menengah.
Baca Juga: Bukan Sekadar Premium, Lenovo Legion 9i Tawarkan Konsep Laptop Future-Ready Rp100 Juta
Lenovo Chromebook Plus i 15 inci hadir sebagai alternatif Chromebook berlayar besar dengan pendekatan fungsional.
Pendekatan ini menempatkannya sebagai perangkat kerja praktis untuk produktivitas harian.
Bagi pasar Indonesia, model ini berpotensi mengisi ceruk Chromebook layar besar yang masih terbuka.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement