Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ajaib Kripto Tambah Aset Digital, Kini Capai 741 dan Terbanyak di Indonesia

        Ajaib Kripto Tambah Aset Digital, Kini Capai 741 dan Terbanyak di Indonesia Kredit Foto: Ajaib
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Minat masyarakat Indonesia terhadap aset kripto terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor aset kripto mencapai 22,93 juta akun pada Juli 2026, meningkat dari 20,19 juta akun pada Desember 2025.Artinya, jumlah investor bertambah sekitar 2,74 juta akun hanya dalam tujuh bulan.

        Pertumbuhan tersebut juga diikuti dengan semakin beragamnya instrumen yang tersedia di pasar aset digital. Salah satu kategori yang mulai berkembang adalah tokenized asset, termasuk tokenized stock dan tokenized ETF yang memungkinkan aset berbasis sekuritas direpresentasikan dalam format token digital.

        Riset CoinGecko sebelumnya menunjukkan bahwa tokenized stock menjadi salah satu kategori yang mengalami perkembangan secara global sejak mulai diperkenalkan pada 2025.

        Di Indonesia, perkembangan tersebut turut terlihat dari bertambahnya pilihan tokenized asset yang tersedia di platform perdagangan aset kripto. Salah satunya Ajaib Kripto yang mencatat 62 tokenized asset, terdiri dari 50 tokenized stock dan 12 tokenized ETF. Ini menjadikan pilihan aset kripto terbanyak di Indonesia.

        Secara keseluruhan, aset tersebut merepresentasikan 60 perusahaan dan fund global, berdasarkan jumlah entitas yang berbeda dan bukan berdasarkan jumlah ticker.

        Saham Teknologi Global Masuk Ekosistem Kripto

        Perkembangan tokenized asset juga ditandai dengan semakin beragamnya perusahaan global yang menjadi acuan aset tersebut.

        Pada September 2026, sebanyak 10 tokenized stock baru yang mengacu pada perusahaan teknologi global ditambahkan ke platform Ajaib Kripto. Beberapa nama yang tercakup di antaranya Oracle, Dell, ASML, IBM, dan Supermicro.

        Kehadiran tokenized stock tersebut memberikan alternatif bagi pelaku pasar di Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga perusahaan global melalui instrumen berbasis aset kripto.

        Di sisi lain, jumlah aset kripto yang tersedia di pasar juga terus bertambah. Ajaib Kripto saat ini mencatat 741 aset kripto yang dapat diperdagangkan secara live, terdiri atas 679 altcoin dan koin serta 62 tokenized asset.

        Baca Juga: Investor Pasar Modal Tembus 31,6 Juta, Ajaib Bidik Generasi Muda Lewat ETF

        Baca Juga: Muncul Pejabat 'Ajaib' di Era Purbaya, Dirjen Pajak Minta Perombakan Dibatalkan

        Perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya pilihan instrumen dalam ekosistem aset digital, seiring dengan bertambahnya jumlah investor dan munculnya bentuk baru aset berbasis blockchain.

        CEO Ajaib Kripto Adrian Sudirgo mengatakan, pertumbuhan jumlah aset yang tersedia perlu diikuti dengan infrastruktur yang mampu mengakomodasi perkembangan pasar.

        “741 aset ini adalah hasil dari komitmen Ajaib Kripto sejak awal, untuk membangun infrastruktur yang bisa mengikuti kecepatan pertumbuhan pasar,” ujar Adrian.

        Dengan pertumbuhan jumlah investor dan semakin beragamnya instrumen, perkembangan pasar kripto Indonesia tidak lagi hanya berkaitan dengan perdagangan koin dan altcoin, tetapi juga mulai mencakup aset yang merepresentasikan instrumen keuangan global.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: