Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        'Jangan Kalian Kena Santet', DPR Minta Ombudsman Jaga Diri Usai Sidak Lapas Mewah

        'Jangan Kalian Kena Santet', DPR Minta Ombudsman Jaga Diri Usai Sidak Lapas Mewah Kredit Foto: YouTube/LapasKelasIIACibinong
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sidak Ombudsman ke Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, tak berhenti pada temuan fasilitas mewah di balik tembok penjara. Setelah pengawasan tersebut memicu pemeriksaan internal dan penonaktifan lima pejabat lapas, anggota DPR mengingatkan Ombudsman untuk bersiap menghadapi berbagai kemungkinan setelah temuan itu mencuat.

        Anggota Komisi II DPR Fraksi NasDem Fauzan Khalid meminta jajaran Ombudsman menjaga diri dari berbagai potensi ancaman. Menurutnya, setelah nama Ombudsman menjadi sorotan akibat sidak tersebut, ada dua kemungkinan yang dapat terjadi.

        "Pertama, teror dari orang yang dirugikan dan dari lembaga orang yang kemungkinan juga akan mendapatkan efek negatif dari apa yang bapak/ibu lakukan," kata Fauzan dalam rapat Komisi II DPR bersama Ombudsman, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

        Baca Juga: Bukan Ferdy Sambo? Ini Sosok Koruptor yang Diduga Tempati Lapas Mewah Cibinong

        "Tapi kemungkinan yang kedua, tawaran-tawaran yang menjanjikan, bagi Ombudsman, supaya tidak melakukan tugas dan fungsinya itu," lanjutnya.

        Pesan serupa disampaikan anggota Komisi II DPR Fraksi Demokrat Zulkifli Anwar. Ia meminta jajaran Ombudsman lebih berhati-hati menjaga keselamatan diri setelah melakukan sidak yang mendapat respons beragam.

        "Karena apa yang dilakukan kemarin, banyak yang mendukung, tapi banyak pula yang tidak menerima atau tidak puas," ungkap Anwar.

        Peringatan Zulkifli bahkan menyentuh hal yang tidak biasa. Ia secara khusus meminta anggota Ombudsman waspada agar tidak terkena santet.

        "Secara pribadi, tidak banyak lebar saya sampaikan, jaga diri kalian masing-masing. Jangan kalian kena santet. Itu saja. Saya hanya mengingatkan. Kalau tidak percaya, kita buktikan," ujarnya.

        Baca Juga: Indra Kenz Kini Hidup Numpang Usai Keluar Penjara: Aku Benar-benar Menyesal

        Sebelumnya, Ombudsman menemukan lebih dari 10 kamar dengan fasilitas seperti ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, dan perlengkapan memasak di kawasan belakang Lapas Cibinong.

        Sejumlah warga binaan juga ditemukan berada secara terpisah dari blok hunian umum. Selain itu, Ombudsman menemukan minuman beralkohol di salah satu lokasi. Temuan tersebut kemudian berujung pada pemeriksaan internal oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

        Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kemudian menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas Cibinong untuk menjalani pemeriksaan. Mereka terdiri dari Kalapas, KPLP, Kasi Binadik, Kasi Kamtib, dan Kaur Umum.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: