Terbongkar! Kalapas Cibinong Sebut Rumah Mewah Tak Ada CCTV, Ombudsman Langsung Buka Fakta Berbeda!
Kredit Foto: YouTube/LapasKelasIIACibinong
Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati membantah pernyataan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong non-aktif Wisnu Hani Putranto soal tidak adanya CCTV di area klaster mewah yang disorot Ombudsman.
Syafrida menegaskan, kamera pengawas sebenarnya terpasang di salah satu rumah berfasilitas mewah tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui apakah CCTV itu masih berfungsi atau tidak.
"Waktu itu ada di rumah yang putih itu ada CCTV, ya. Ada sebenarnya," kata Syafrida di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
"Tapi, apakah CCTV itu berfungsi atau tidak, kami tidak mengetahui," lanjutnya.
Syafrida juga memastikan anggota Ombudsman tidak mengalami teror setelah melakukan inspeksi mendadak ke Lapas Kelas IIA Cibinong. Ia mengatakan seluruh pimpinan dan jajaran Ombudsman dalam kondisi selamat.
"Alhamdulillah, kami semua dalam keadaan selamat, tidak ada teror yang kami alami. Pimpinan maupun seluruh jajaran, kami mohon doanya semoga kami tetap selamat, sehat, dan bisa menjalankan tugas kami melakukan pengawasan pelayanan masyarakat," imbuh Syafrida.
Sebelumnya, Wisnu menyampaikan kepada Komisi XIII DPR bahwa tidak ada CCTV yang dipasang di area klaster mewah tersebut. Dalam RDP pada Senin (28/9/2026), ia mengatakan kamera pengawas hanya dipasang di blok-blok dalam lapas.
"Karena CCTV kami pasang hanya di blok-blok dalam," jawab Wisnu saat ditanya anggota Komisi XIII DPR Yanuar Arif Wibowo.
Baca Juga: Terbongkar! Ini Dia Pemilik Fasilitas Mewah dan Wiski yang Ditemukan di Lapas Cibinong
Yanuar kemudian mempertanyakan keberadaan CCTV ketika mendalami foto warga binaan bernama Jimmy Masrin yang ditemukan terpajang di area klaster mewah. Menurutnya, pemasangan CCTV diperlukan untuk mengetahui siapa saja yang keluar masuk serta membawa barang ke area tersebut.
"Padahal kalau itu ada, selesai kok. Kita tahu siapa yang keluar masuk di situ, siapa yang angkat-angkat barang di sana. Iya, kan? Ini kita harus jelaskan ke publik, Pak, sejelas-jelasnya, seterang-terangnya," imbuh Yanuar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy