Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Hari Pertama Short Selling Resmi Dibuka, BEI Catat 50 Investor Buka Rekening Perdagangan

        Hari Pertama Short Selling Resmi Dibuka, BEI Catat 50 Investor Buka Rekening Perdagangan Kredit Foto: Dwi Aditya Putra
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 50 investor resmi membuka rekening khusus untuk bertransaksi short selling pada hari pertama peluncuran mekanisme tersebut, Kamis (1/10/2026).

        ​Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyampaikan bahwa dari lima saham yang masuk dalam daftar efek yang diizinkan, baru satu saham yang tercatat telah melakukan transaksi short selling pada sesi perdagangan hari ini.

        ​"Informasi yang kami terima menunjukkan sudah ada sekitar 50 investor yang membuka rekening perdagangan short selling," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

        ​Jeffrey memastikan bahwa pelaksanaan short selling pada hari perdana berjalan aman dan kondusif. Ia berharap mekanisme baru ini dapat dimanfaatkan oleh para pemodal sebagai salah satu alternatif strategi investasi tanpa memicu tekanan penurunan harga saham yang berlebihan.

        ​Berdasarkan pemantauan otoritas bursa sepanjang hari, saham-saham yang masuk dalam daftar short selling terbukti tidak mengalami kejatuhan harga yang drastis.

        ​"Beberapa saham bahkan sempat menguat tadi pagi atau relatif tidak berubah harganya. Jadi secara umum, pemberlakuan short selling berjalan lancar," jelasnya.

        ​Lebih lanjut, Jeffrey menerangkan bahwa implementasi fasilitas ini masih berada dalam tahap uji coba yang dijadwalkan berlangsung hingga akhir tahun 2026. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebelum otoritas memperluas cakupannya pada awal 2027.

        ​Saat ini, pihak bursa belum menetapkan target spesifik terkait nilai transaksi maupun jumlah partisipan karena fokus utama masih pada tahap pengenalan instrumen.

        Baca Juga: Short Selling Resmi Diuji Coba, BEI Pastikan Pasar Tetap Stabil

        Baca Juga: Danantara Bidik 5%-10% Saham, BEI: Belum Ada Pengajuan

        Meski demikian, BEI mencatat ada dua Anggota Bursa (AB) tambahan yang sedang memproses perizinan untuk menyajikan fasilitas transaksi tersebut.

        ​"Jika seluruh persyaratan dan kesiapannya sudah terpenuhi, tentu izin akan segera kami berikan," tambah Jeffrey.

        ​Adapun pada tahap awal ini, perdagangan short selling baru dibuka terbatas untuk lima emiten, yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

        Sementara itu, dua AB yang telah resmi mengantongi izin untuk melayani transaksi ini adalah Semesta Indovest Sekuritas dan Ajaib Sekuritas.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Merlina Aryanti
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: