Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali menguji level psikologis 6.000 pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Phintraco Sekuritas menilai pergerakan indeks masih akan dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan sejumlah data ekonomi penting.
Dari pasar global, indeks-indeks utama Wall Street ditutup menguat terbatas pada perdagangan kemarin. Penguatan tersebut didorong oleh penurunan imbal hasil (yield) US Treasury, meski harga minyak mentah justru mengalami kenaikan.
Harga minyak menguat setelah muncul laporan bahwa kapal induk Amerika Serikat akan tiba di kawasan Timur Tengah pada akhir November. Kondisi tersebut menjadi salah satu sentimen yang diperhatikan pelaku pasar karena berpotensi meningkatkan ketidakpastian geopolitik.
Di sisi lain, data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan aktivitas manufaktur masih berada di zona ekspansi. ISM Manufacturing PMI tercatat turun tipis menjadi 54,5 pada September 2026.
Pelaku pasar juga akan mencermati data ketenagakerjaan AS yang dijadwalkan rilis pada Jumat (2/10/2026). Nonfarm payrolls diperkirakan hanya bertambah 90.000 pada September, turun dari 162.000 pada Agustus.
Dari dalam negeri, sentimen ekonomi relatif ditopang oleh data makro yang dirilis pada Kamis (1/10/2026). Inflasi Indonesia tercatat sebesar 3,28% secara tahunan pada September 2026. Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2026 membukukan surplus US$3,55 miliar.
Baca Juga: IHSG Anjlok, Astronacci Sebut Ada Potensi Rebound di Oktober
Baca Juga: IHSG Tersungkur 1%, 450 Saham Merah di Tengah Reshuffle Kabinet
Di pasar komoditas, harga minyak Brent ditutup menguat 4,4% menjadi US$102 per barel. Sementara harga emas spot naik 0,4% ke level US$4.171 per troy ounce.
Penurunan yield obligasi AS menjadi salah satu sentimen positif bagi pasar saham. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun turun 5 basis poin ke level 5,243%.
Meski demikian, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG masih akan menghadapi tekanan untuk kembali menembus level yang lebih tinggi. Indeks diproyeksikan menguji kembali level psikologis 6.000 pada perdagangan hari ini.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan perhatian pada sejumlah saham pilihan, yakni AADI, VKTR, DSSA, PTRO, dan CUAN.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: