Kredit Foto: Autopedia Sukses Lestari
PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) melihat peluang pertumbuhan bisnis mobil bekas seiring pemulihan penjualan mobil baru di Indonesia. Meningkatnya jumlah mobil baru dinilai akan memperbesar pasokan kendaraan bekas dalam beberapa tahun mendatang, karena konsumen yang membeli mobil baru umumnya menjual kendaraan lamanya.
Presiden Direktur ASLC Jany Candra mengatakan pertumbuhan penjualan mobil baru menjadi sinyal positif bagi pasokan mobil bekas ke depan.
“Pertumbuhan jumlah mobil baru yang kuat menunjukkan potensi peningkatan pasokan mobil bekas di masa mendatang,” ujar Jany dalam keterangannya, seperti diberitakan Minggu (4/10/2026).
Untuk menangkap peluang tersebut, ASLC memperkuat ekosistem mobil bekas melalui lelang JBA Indonesia, penjualan ritel Caroline.id, dan bisnis pegadaian kendaraan MotoGadai.
Kinerja semester I-2026 mulai menunjukkan pertumbuhan, dengan pendapatan naik 31,9% secara tahunan menjadi Rp590 miliar dan laba Rp8,9 miliar.
Caroline.id menjadi kontributor utama dengan penjualan Rp493 miliar, melonjak 57,4% dari Rp313 miliar pada semester I-2025. Sementara JBA Indonesia membuka cabang baru di Manado pada kuartal II-2026 untuk mengantisipasi pertumbuhan pasar mobil bekas dan memperkuat penetrasi di Indonesia Timur.
Di segmen ritel, Caroline.id juga diperkuat melalui pemasaran digital dan kolaborasi dengan brand ambassador.
Baca Juga: Pelek Mobil Cepat Penuh Debu, Material Kampas Rem Ternyata Berpengaruh
Baca Juga: Pasar Mobil Bekas Penuh Tantangan, Astra Digital Mobil Perkuat OLX
Peluang tersebut sejalan dengan pemulihan pasar mobil baru. Data Gaikindo mencatat penjualan ritel Januari-Agustus 2026 mencapai 594.984 unit, tumbuh 13,9% dari 522.160 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Pada Agustus 2026, penjualan ritel mencapai 83.422 unit, naik 7,7% secara bulanan dan 25,6% secara tahunan. Wholesales mencapai 81.756 unit, sehingga total distribusi Januari-Agustus 2026 mencapai 599.491 unit atau tumbuh 20,1% secara tahunan.
Toyota memimpin pasar ritel dengan 172.871 unit atau pangsa 29,1%, disusul Daihatsu 97.059 unit dan Suzuki 48.554 unit.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: