Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Baja Kendal Tembus Australia, Kemenperin Khawatir Ekspor Tak Berlanjut

        Baja Kendal Tembus Australia, Kemenperin Khawatir Ekspor Tak Berlanjut Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
        Warta Ekonomi, KENDAL -

        PT Auri Steel Metalindo melakukan ekspor perdana produk jadi baja ringan dari Kendal, Jawa Tengah menuju Australia sebanyak 60.000 batang. Secara proyeksi, produk baja buatan Kendal memiliki potensi ekspor 6.000 ton per tahun senilai Rp132 miliar. 

        Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat ekspor oleh Auri Steel tersebut sebagai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pertama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal yang mengekspor produk jadi baja ke luar negeri.

        Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Eko Agus Nugroho, mengatakan ekspor ini harus menjadi awal hubungan dagang jangka panjang, bukan sekadar seremoni.

        "Ekspor perdana kali ini tentu patut kita syukuri. Namun, yang jauh lebih penting agar tidak berhenti pada kegiatan ini, tetapi ini menjadi sebuah awal dari hubungan perdagangan yang berkelanjutan dan berlangsung jangka panjang," kata Eko dalam keterangan resminya, Senin (5/10/2026).

        Terkait capaian ekspor, ia menilai efek pengganda atau (multiplier effect) yang tercipta cukup luar biasa signifikan. Ia menyebut satu kontainer ekspor manufaktur dapat menggerakkan rantai ekonomi yang panjang, 

        "Artinya, satu ekspor itu dapat menggerakkan banyak roda ekonomi. Semakin besar ekspor industri manufaktur nasional, tentu akan semakin luas pula dampaknya terhadap penguatan ekosistem industri dan perekonomian di Indonesia," terang Eko.

        Executive Director Kawasan Industri Kendal, Juliani Kusumaningrum, menyebut pencapaian Auri Steel sebagai momentum penting bagi industri manufaktur bernilai tambah tinggi.

        Baca Juga: Mesin Industri RI Dibayangi Ketertinggalan, Kemenperin Turun Tangan Audit

        Baca Juga: Kemenperin Soroti Industri Mainan RI, Ekspor Tumbuh tapi Produk Lokal Belum Maksimal Terserap

        "Pencapaian hari ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen terhadap kualitas, dan visi strategis Auri Steel. Terlebih lagi, PT Auri Steel Metalindo menjadi perusahaan PMDN pertama yang berhasil mengekspor produk jadi baja ke luar negeri. Selama ini, ekspor sektor baja Indonesia banyak didominasi bahan mentah atau setengah jadi," ungkap Juliani.

        Direktur Utama PT Auri Steel Metalindo Stanislaus Auripallas Pramana mengungkapkan kebanggaan karena produk yang diproduksi di Kendal kini digunakan masyarakat Australia. Padahal, teknologi baja ringan sendiri sejatinya berasal dari Australia.

        "Produk yang kami produksi di Kendal akan menempuh perjalanan ribuan kilometer dan akan digunakan oleh masyarakat Australia. Pada produk-produk tersebut, terdapat sebuah identitas yang ingin terus kami bawa ke dunia, yaitu made in Indonesia. Kami ingin suatu hari nanti, produk buatan Indonesia dikenal bukan karena harganya yang murah melainkan karena kualitasnya yang terbaik," tuturnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: