Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PSI Tantang Publik Tunjukkan Figur Wakil Prabowo yang Lebih Baik daripada Gibran

        PSI Tantang Publik Tunjukkan Figur Wakil Prabowo yang Lebih Baik daripada Gibran Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Cawapres dari Presiden Prabowo Subianto pada pilpres mendatang mulai menjadi perhatian. Namun posisi tersebut diyakini akan tetap menjadi milik dari Gibran Rakabuming Raka.

        Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ahmad Ali secara terbuka mempertanyakan munculnya nama-nama lain yang disebut berpotensi menjadi calon wakil presiden Prabowo. Ia menilai pembicaraan tersebut harus mempertimbangkan pengalaman pemerintahan yang dimiliki seorang kandidat dan karenanya tak ada yang lebih baik daripada Gibran.

        Baca Juga: Terbongkar di Persidangan, Jaksa Ungkap Beragam Cara Roy Suryo Diduga Manipulasi Ijazah Jokowi

        “Pertanyaan saya, kenapa saya katakan tidak ada cawapres yang lebih baik dari Gibran? Tunjukkan sama saya dari sekian nama-nama itu adakah yang punya pengalaman wapres?” ujar Ahmad Ali, dikutip Selasa (6/10/2026).

        Argumentasi Ali bertumpu pada pengalaman politikus muda itu sebagai wakil presiden. Gibran saat ini menduduki posisi tersebut setelah memenangkan Pilpres 2024.

        Menurut Ali, pengalaman berada di posisi wakil presiden merupakan faktor yang perlu diperhitungkan ketika membandingkan Gibran.

        Ali mengatakan partainya tidak ingin terlalu jauh masuk dalam spekulasi mengenai kemungkinan keduanya berpisah pada kontestasi berikutnya. Sebaliknya, ia melihat peluang keduanya kembali dipasangkan.

        “Pilihan yang ada kita kan mendukung pasangan Prabowo-Gibran. Saya juga tidak yakin kalau baliau tidak ambil kembali Mas Gibran,” kata Ali.

        Bagi PSI, kesinambungan dukungan tersebut juga berkaitan dengan posisi partai dalam pemerintahan saat ini.

        Pilpres 2029 sendiri masih berada dalam tahap awal pembentukan wacana politik. Sejumlah nama dapat muncul dan konfigurasi koalisi masih dapat berubah sebelum proses pencalonan resmi berlangsung.

        Baca Juga: PDIP: Dedi Mulyadi Seperti Diadu Domba dengan Gerindra dan Prabowo

        Sebelumnya, Ahmad Ali juga pernah menegaskan bahwa partainya tidak ingin melihat berpisahnya Prabowo-Gibran di 2029. Ia mengatakan partainya berharap pasangan tersebut dapat melanjutkan pemerintahan apabila kinerjanya dinilai berhasil oleh warga dari Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: