Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        KT&G, Produsen Rokok Terbesar Korea Selatan, Resmikan Pabrik di Pasuruan Berkapasitas 21 Miliar Batang Khusus untuk Ekspor ke 90 Negara

        KT&G, Produsen Rokok Terbesar Korea Selatan, Resmikan Pabrik di Pasuruan Berkapasitas 21 Miliar Batang Khusus untuk Ekspor ke 90 Negara Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        KT&G, perusahaan rokok terbesar asal Korea Selatan, memperkuat basis produksinya di Indonesia dengan meresmikan Pabrik 2 dan 3 di Pasuruan, Jawa Timur. Dibangun di atas lahan seluas 190.000 meter persegi, fasilitas baru ini memiliki sembilan lini produksi dengan kapasitas hingga 21 miliar batang per tahun yang ditujukan untuk pasar ekspor.

        Presiden Direktur KT&G, Bang Kyung-man, mengatakan kehadiran pabrik baru tersebut semakin memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan produksi global KT&G. Jika digabungkan dengan pabrik yang telah beroperasi sebelumnya dengan kapasitas 14 miliar batang per tahun, total kapasitas produksi KT&G di Indonesia mencapai hingga 35 miliar batang per tahun.

        Kapasitas tersebut sekaligus menjadikan Indonesia sebagai basis produksi terbesar KT&G di luar Korea Selatan.

        “Tiga tahun yang lalu, kami berjanji kepada Pemerintah Indonesia untuk membangun masa depan baru di Pasuruan ini. Janji tersebut kini telah diwujudkan melalui pembangunan fasilitas produksi dengan kapasitas sebesar 35 miliar batang per tahun, yang menjadi basis produksi luar negeri terbesar KT&G dan telah mulai beroperasi sejak tahun ini,” kata Bang Kyung-man saat peresmian pabrik, Selasa (6/10/2026).

        Bang Kyung-man menegaskan, produksi dari fasilitas di Pasuruan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional. Produk yang dihasilkan akan menjangkau lebih dari 90 negara di seluruh dunia, tidak hanya pasar ASEAN.

        “Pasuruan akan menjadi salah satu pusat utama dalam sistem produksi global KT&G sekaligus menjadi hub ekspor, dan akan terus tumbuh bersama perekonomian Indonesia,” ujarnya.

        Dengan demikian, ekspansi kapasitas di Pasuruan tidak sekadar ditujukan untuk memperbesar produksi KT&G di Indonesia, tetapi juga menjadikan Indonesia sebagai salah satu mata rantai penting dalam ekspansi bisnis global perusahaan.

        KT&G dikenal melalui sejumlah merek rokok seperti Esse dan Juara serta mengembangkan berbagai produk tembakau dan next-generation products. Peningkatan kapasitas di Indonesia memberikan ruang lebih besar bagi perusahaan untuk memasok produk ke pasar internasional.

        Bang Kyung-man mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan wujud komitmen KT&G terhadap Indonesia. Seluruh tahapan pembangunan, mulai dari penandatanganan perjanjian, peletakan batu pertama, penyelesaian pembangunan hingga dimulainya operasional, berjalan sesuai dengan jadwal yang disepakati.

        Selain memperkuat kapasitas ekspor, KT&G juga menargetkan keberadaan pabrik memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Perusahaan akan menciptakan lapangan pekerjaan serta berbagi pengetahuan dan teknologi dengan tenaga kerja Indonesia dan perusahaan mitra lokal.

        Ia menambahkan, KT&G ingin tumbuh bersama masyarakat Pasuruan dan menjadi bagian dari perkembangan ekonomi daerah.

        'Yang menggerakkan pabrik ini bukanlah peralatan, melainkan manusia. Para rekan kerja Indonesia yang bekerja di sini, bersama dengan perusahaan-perusahaan mitra dari wilayah setempat, akan terus tumbuh danberkembang bersama dengan pabrik ini."

        Ia menekankan, KT&G akan menciptakan lapangan pekerjaan di wilayah ini dan berbagi pengetahuan serta teknologi. Dengan demikian, " kami ingin menjadi tetangga yang baik, yang dapat tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Pasuruan, " pungkasnya. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Sufri Yuliardi
        Editor: Sufri Yuliardi

        Bagikan Artikel: