Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gencar Kampanyekan AI, Gibran Disentil usai Dedi Mulyadi Setop Sementara Proyek Data Center

        Gencar Kampanyekan AI, Gibran Disentil usai Dedi Mulyadi Setop Sementara Proyek Data Center Kredit Foto: Cloudera
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Politikus Andi Sinulingga menyinggung gencarnya kampanye Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait adopsi teknologi artificial intelligence (AI) di Indonesia. Gibran bahkan sempat mendapat julukan sebagai "Wapres AI".

        Andi mengaku bersyukur rencana operasional proyek data center AI BDx di Jatiluhur, Purwakarta, tidak diterima begitu saja oleh masyarakat. Kekhawatiran warga terkait kebutuhan air untuk proyek tersebut patut mendapat perhatian.

        Saat ini, proyek data center AI BDx senilai Rp3,5 triliun di Jatiluhur dihentikan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi karena proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) belum rampung.

        "Kampanye pak wapres atas AI luar biasa, untung peresmian data center di Jabar bisa di cegah warga," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (6/10).

        Andi kemudian menyoroti kisah Beverly Morris, seorang warga lanjut usia di Mansfield, Georgia, Amerika Serikat, yang memprotes pembangunan pusat data milik Meta yang berlokasi sekitar 360 meter dari rumahnya.

        Menurut Andi, Morris mengeluhkan aktivitas konstruksi dan operasional pusat data tersebut menyebabkan sumur bor miliknya bermasalah. Air yang sebelumnya dapat digunakan disebut menjadi keruh, tekanan air menurun, hingga tidak layak untuk dikonsumsi.

        Kisah Morris sebelumnya diangkat dalam laporan BBC News yang membahas tingginya kebutuhan air untuk mendukung operasional pusat data dan teknologi AI.

        Baca Juga: Rhenald Kasali Wanti-wanti Dedi Mulyadi, Ada Risiko Besar di Balik Proyek Data Center Jatiluhur

        "Saya tidak bisa tinggal di rumah saya jika setengah bagian rumah tidak berfungsi dan tidak ada air," kata Morris. 

        "Saya tidak bisa minum airnya," lanjutnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: