Kredit Foto: Beritajakarta
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno bertemu Wakil Wali Kota Seoul, Korea Selatan, Jeong Sang-hun di SeoulĀ Metropolitan Government Building, Selasa (6/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama Jakarta dan Seoul, mulai dari kebudayaan, ekonomi kreatif, pembangunan perkotaan, hingga pendidikan.
Jakarta dan Seoul telah menjalin hubungan sebagai sister city selama lebih dari empat dekade. Jakarta merupakan salah satu dari 25 sister cities Seoul sekaligus salah satu mitra penting Seoul di Asia Tenggara.
Wagub Rano mengatakan, Jakarta dan Seoul memiliki banyak kesamaan sebagai kota besar di Asia. Keduanya merupakan pusat perekonomian dengan industri kreatif yang kuat dan sama-sama berupaya memperkuat posisi sebagai kota global.
"Jakarta dan Seoul memiliki banyak kesamaan sebagai kota-kota besar di Asia. Kedua kota merupakan pusat ekonomi yang penting dengan industri kreatif yang kuat, serta memiliki ambisi yang terus tumbuh untuk memperkuat posisinya sebagai kota global," ujar Rano dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).
Rano mengatakan semangat utama kunjungan Jakarta ke Seoul adalah belajar dan bertukar pengalaman. Menurutnya, perjalanan menuju kota global dapat ditempuh melalui kerja sama dan pertukaran pengetahuan antarkota.
Salah satu pengalaman yang ingin dipelajari Jakarta adalah cara Seoul mengembangkan kota tanpa meninggalkan kebudayaan.
"Kami tertarik untuk belajar dari pengalaman Seoul dalam pembangunan dan perancangan kota. Seiring transformasi Jakarta menjadi kota global, kami melihat peluang pertukaran pengetahuan mengenai ruang publik, desain perkotaan, dan upaya menciptakan kota yang lebih layak huni," tutur Rano.
Sebaliknya, Jeong menyampaikan Seoul juga memiliki banyak hal yang dapat dipelajari dari Jakarta, terutama dalam mengelola kota dengan jumlah penduduk besar, tingkat kepadatan tinggi, serta mobilitas jutaan orang setiap hari. Jakarta memiliki sekitar 11 juta penduduk dan berada dalam kawasan metropolitan dengan populasi lebih dari 42 juta orang.
Menurut Jeong, skala tersebut memberikan pengalaman bagi Jakarta dalam mengelola kompleksitas sebuah megapolitan. Karena itu, Seoul tidak hanya ingin berbagi pengalaman, tetapi juga mempelajari cara Jakarta menghadapi persoalan kepadatan penduduk, mobilitas warga, pelayanan publik, dan dinamika pembangunan kota besar.
Kebudayaan dan ekonomi kreatif menjadi bidang lain yang mendapat perhatian. Dengan latar belakang panjang di dunia perfilman dan kebudayaan, Rano melihat keberhasilan Korea Selatan membawa musik, film, drama, fesyen, kuliner, dan berbagai produk kreatif ke pasar global sebagai pengalaman yang penting untuk dipelajari Jakarta.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengalaman Seoul mengembangkan Seongsu-dong sebagai kawasan kreatif perkotaan. Jakarta melihat model tersebut sebagai referensi dalam membangun ruang yang mempertemukan komunitas, pelaku industri kreatif, anak muda, seniman, pelaku usaha, dan kehidupan kota.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Metropolitan Seoul juga menunjukkan bagaimana ruang kota dapat dimanfaatkan secara optimal sepanjang hari, termasuk pada malam hari. Berbagai kegiatan budaya, kuliner, dan kreativitas di taman serta ruang publik dirancang untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman.
Pendidikan menjadi topik penting lainnya. Rano menyampaikan rencana Pemprov DKI Jakarta mengembangkan program beasiswa pendidikan luar negeri mulai 2027 dengan skema seperti LPDP, yang dikenal sebagai LPDP Jakarta.
Baca Juga: Tak Mau Ada Titipan, Pramono Tegaskan LPDP Jakarta 2027 untuk Keluarga Tak Mampu
Baca Juga: PAM Jaya hingga Transjakarta Bakal Jadi Perseroda, Pramono Isyaratkan IPO
Dalam pertemuan itu, Rano membuka peluang kerja sama agar program tersebut dapat menghubungkan mahasiswa asal Jakarta dengan universitas terkemuka di Seoul dan Korea Selatan.
"Kami akan dengan senang hati menjajaki peluang untuk menghubungkan program ini dengan universitas-universitas terkemuka di Seoul," papar Rano.
Menurut Rano, kesempatan belajar di Korea Selatan bukan semata-mata untuk memperoleh gelar akademik. Mahasiswa Jakarta diharapkan dapat merasakan langsung kehidupan di negara yang mengembangkan kekuatan di bidang teknologi, industri kreatif, inovasi, dan kebudayaan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Annisa Nurfitri