Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        SpaceX Siapkan US$40 Miliar untuk Beli Chip AI Nvidia

        SpaceX Siapkan US$40 Miliar untuk Beli Chip AI Nvidia Kredit Foto: AFP/Justin Sulliavan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        SpaceX dikabarkan tengah menjajaki pendanaan hingga US$40 miliar atau sekitar Rp719,2 triliun untuk membiayai pembelian chip kecerdasan artifisial (AI) dari Nvidia. Pendanaan tersebut akan diperoleh melalui pinjaman bank dan penerbitan surat utang.

        Mengutip Reuters, Kamis (8/10/2026), dua sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut menyebut SpaceX sedang berdiskusi dengan sejumlah bank dan perusahaan manajemen aset. Salah satu sumber mengatakan perusahaan yang dipimpin Elon Musk itu juga tengah bernegosiasi dengan PIMCO terkait pembiayaan.

        Dari total dana yang dibidik, sekitar US$10 miliar disebut berasal dari pinjaman bank. Sementara itu, US$30 miliar lainnya direncanakan dihimpun melalui penerbitan utang berperingkat investment-grade.

        Rencana tersebut sebelumnya dilaporkan Financial Times. Apollo diperkirakan akan memimpin transaksi sekaligus membantu menempatkan surat utang SpaceX kepada investor dalam cakupan yang lebih luas.

        SpaceX dan Nvidia belum memberikan tanggapan, sementara Apollo dan PIMCO memilih tidak berkomentar.

        Pembicaraan pendanaan tersebut masih bersifat privat sehingga sumber Reuters meminta identitas mereka tidak disebutkan.

        Besarnya kebutuhan dana mencerminkan tingginya biaya yang harus dikeluarkan perusahaan teknologi untuk membangun infrastruktur AI. Pengembangan AI membutuhkan pasokan prosesor berperforma tinggi sekaligus kapasitas pusat data yang semakin besar.

        Morgan Stanley memperkirakan kebutuhan pembiayaan eksternal untuk infrastruktur AI dapat mencapai US$1,5 triliun hingga 2028. Di sisi lain, lembaga pemberi pinjaman dan investor mulai lebih berhati-hati dalam membiayai ekspansi industri AI.

        Musk sebelumnya mengatakan pusat data Colossus 2 milik xAI berpotensi meningkatkan jumlah chip Nvidia yang digunakan hingga lebih dari dua kali lipat pada Desember. Ia juga menyebut perusahaan berencana menggunakan perangkat keras Nvidia secara eksklusif untuk membangun pusat datanya.

        Kebutuhan SpaceX terhadap chip Nvidia juga terjadi di tengah meningkatnya upaya industri mengamankan infrastruktur AI. Nvidia pada Agustus lalu bekerja sama dengan Apollo, BlackRock, Blackstone, Brookfield, Goldman Sachs, dan KKR melalui sejumlah platform pembiayaan yang ditujukan untuk memobilisasi lebih dari US$500 miliar bagi proyek infrastruktur AI.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: